NEWSNESIA.ID, KOTA GORONTALO – Isu reshuffle di tubuh Pemerintah Kota Gorontalo, sampai dengan saat ini masih menjadi perbincangan yang hangat di kalangan birokrasi Kota Gorontalo.
Saking hangatnya, isu perombakan OPD di Pemerintah Kota Gorontalo menjadi liar, bahkan melahirkan opini bahwa sejumlah pejabat di Pemerintah Kota Gorontalo mulai ketakutan dengan isu perombakan OPD tersebut.
Padahal tidak demikian, karena Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea sendiri sangat paham dengan dunia birokrasi terlebih Pemerintah Kota Gorontalo, yang diketahui sudah masuk dua periode Ia pimpin.
Seperti disampaikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, saat di temui awak media pasca memimpin apel perdana kerja di Lapangan Taruna Remaja Selasa (08/04/2025).
Wali Kota Adhan sampaikan, perombakan OPD di Pemerintah Kota Gorontalo bukan hanya sebatas isu tetapi benar adanya. Karena hal tersebut bagian dari peremajaan organisasi pemerintahan daerah, yang dalam kurun waktu lima tahun sering dilakukan dan bukan hal baru lagi.
“Memang benar kami akan melakukan perombakan OPD di Pemerintah Kota Gorontalo, yang akan dilakukan setelah enam bulan kedepan. Perombakan OPD di Pemerintah Kota Gorontalo, tidak asal-asalan menempatkan orang. Tetapi, kami mengedepankan sesuai dengan keahlian mereka,” ujar Adhan.
Hal ini Wali Kota Adhan Dambea lakukan, karena berkaca pada kondisi Pemerintahan Kota Gorontalo sekarang ini, masih ada pejabat yang mengemban jabatan tapi tidak sesuai dengan keahliannya.
“Saya sempat temukan di Pemerintah Kota Gorontalo, ada pegawai yang diberikan jabatan sebagai Kesra, tetapi Ia tidak memiliki keahlian di jabatan tersebut. Inilah yang membuat saya dan Pak Wawali berkomitmen, untuk melakukan perombakan OPD dengan menempatkan orang-orang yang sesuai keahlian mereka. Sebab, ketika suatu pekerjaan itu kita berikan pada ahlinya, maka hasil maksimal bisa kita peroleh. Demikian pula sebaliknya,” pungkasnya.(im/NN).





















