Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Desa Teratai Resah, Pengolahan Emas Diduga Gunakan Bahan Kimia

by NN Indonesia
23 Juni 2023
in Daerah, Gorontalo, Headline, Pohuwato
Reading Time: 2 mins read

POHUWATO-NN– Tidak hanya menggunakan perak dalam pengelolaan emas, warga Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo juga diduga menggunakan bahan (zat) kimia lainnya. Aktifitas tersebut pun mengundang kekhawatiran warga.

Hal tersebut tentu bertolak belakang dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pengolahan emas ramah lingkungan.

Salah satu warga yang minta profile dirinya disembunyikan menyebutkan, sejauh ini aktifitas tersebut menggunakan zat berbahaya seperti merkuri dan sianurat.

Bahayanya kata warga tersebut, limbah dari pengolahan kimia berbahaya dan berdampak pada lingkungan serta mengancam masyarakat, terlebih untuk masyarakat di Desa Teratai, dimana Desa Teratai sendiri merupakan wilayah rawan banjir.

Sehingga dirinya meminta pemerintah dan pihak berwenangan lainnya untuk melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti aduan tersebut.

“Khawatir pasti pak, ini kan berbahaya. Apalagi disini sering banjir,” tutur warga.

Kepala Desa Teratai, Simson Hasan saat dimintai keterangan, membenarkan adanya aktifitas tersebut. Namun, dirinya menuturkan jika, aktifitas tersebut sama sekali tidak berbahaya, mengingat pengolahan bahan zat kimia yang dimaksud dikelola dengan baik.

Bahkan Ia mengatakan, Ia bersama BPD sempat melakukan pengecekan dan mendapati pengolahan tersebut tidak mencemari lingkungan seperti yang dikeluhkan masyarakat.

“Setahu saya, dia kan menggunakan bahan-bahan kimia seperti sianurat. Sianurat itu hampir sama dengan Sianida. Jadi sistem penggunaan sianurat dan sianida tidak masuk ke pori-pori tanah. Kemaren sempat dikeluhkan akan merusak dan mencemari tanah dan air yang ada di dalamnya namun, setelah saya dan BPD menelusuri, ternyata sistem penguraiannya itu menguap. Bukan tidak berbahaya, artinya kalau diatur sirkulasinya maka diapun aman, tapi kalau tidak diatur maka akan berbahaya,” ungkap Kades Simon, Rabu (21/6/2023).

Saat ditanya soal izin, Kades Simon mengatakan bahwa, sejauh ini sudah berizin.

“Kalau soal izin, izin-izin tetangga ada. Dari desa juga ada berdasarkan izin dari tetangga,“ ungkapnya pada awak media.

Sementara itu, pemilik usaha melalui putrinya menyampaikan bahwa, terkait usaha yang dilakoni ayahnya sudah ada Aparat Penegak Hukum (APH) yang datang melakukan pembinaan.

Ia juga mengatakan, sudah lebih dari sebulan lebih usaha tersebut tidak dijalankan.

“Pas waktu penertiban alat diatas kemarin, Babinkamtibmas sudah datang ke rumah melakukan pembinanaan. Jadi sudah sekitar sebulan lebih tidak bekerja,” tukasnya.(mus/NN)

Tags: Tambang Marisa
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms
Headline

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms
Headline

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
Next Post

Penjagub Ismail Pakaya Ingin Tata Kembali Areal Perkantoran Pemprov

Para Pelaku Usaha di Gorontalo Dibekali Perizinan Usaha Berbasis Resiko

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Warga Desa Teratai Resah, Pengolahan Emas Diduga Gunakan Bahan Kimia

3 tahun ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 jam ago
Penandatanganan nota kesepahaman Penanganan PPKS Secara Terpadu bersama BAZNAS

Pemkab Pohuwato dan Baznas Teken MoU Penanganan PPKS Secara Terpadu

1 bulan ago
Penutupan Pelatihan Medium Truck Mainhaul hasil kolaborasi antara UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pohuwato dan Pani Gold Mine (PGM)

Pelatihan Medium Truck Mainhaul Resmi Ditutup, Tenaga Kerja Lokal Siap Bersaing

5 hari ago
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, melepas 340 peserta kontingen Kabupaten Pohuwato yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo

Wabup Iwan Adam Lepas 340 Peserta Kontingen Pohuwato ke PENAS XVII

3 hari ago
Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS

Bupati dan Wabup Pohuwato Hadiri Pembukaan PENAS: Momentum Petani Perluas Wawasan

14 jam ago
Foto bersama Bupati Saipul Mbuinga bersama pejabat kampus Unipo, dan perwakilan wisudawan

Hadiri Wisuda Sarjana Angkatan IV Universitas Pohuwato, ini Pesan Bupati Saipul Mbuinga

4 hari ago
Kadis Pendidikan saat menerima penghargaan

Dikbud Pohuwato Raih Penghargaan Mitra Terbaik Edukasi dan Penyuluhan Perpajakan Tahun 2026

4 hari ago
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

2 hari ago
Penandatanganan perpanjangan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhy Udrayana, di Angelato Resto and Café, Kota Gorontalo,

Pemkab Pohuwato dan Polbangtan Malang Perpanjang Kerja Sama Pengembangan SDM Pertanian

4 hari ago

Terbaru

Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS
Pemkab Pohuwato

Bupati dan Wabup Pohuwato Hadiri Pembukaan PENAS: Momentum Petani Perluas Wawasan

by Mustafa Dako
21 Juni 2026
0

Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS POHUWATO-NN- Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026...

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 Juni 2026
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
f.hms

KTNA Bahas Tuan Rumah PENAS 2029

19 Juni 2026
f.ist

Rusli Habibie Bangga Gorontalo Tuan Rumah Penas Petani Nelayan

19 Juni 2026
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, melepas 340 peserta kontingen Kabupaten Pohuwato yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo

Wabup Iwan Adam Lepas 340 Peserta Kontingen Pohuwato ke PENAS XVII

19 Juni 2026
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

19 Juni 2026
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

18 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.