
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Tergolong extra ordinary creme (kejahatan luar biasa), terosime merupakan ancaman yang serius untuk stabilitas keamanan negara khususnya di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Kondisi ini ternyata menjadi perhatian bagi sebagian elemen masyarakat Pohuwato untuk menyatakan diri menolak paham teroris, radikal maupun intoleran di tanah Bumi Panua.
Hal ini terlihat jelas dari beberapa spanduk yang terpasang di berbagai titik strategis di Kabupaten Pohuwato yang bertuliskan, “KAMI MENOLAK PAHAM RADIKAL, INTOLERAN DAN TERORISME DI KAB. POHUWATO SERTA MENDUKUNG PENUH PENEGAK HUKUM DAN INSTANSI TERKAIT LAINNYA UNTUK MEMBERANTAS PAHAM RADIKAL, TERORIS DAN INTOLERAN”.
Dari pantauan Newsnesia.id pada Senin (15/11/2021), spanduk tersebut terpasang dibeberapa titik, seperti di jalan Trans Sulawesi Kelurahan Siduan Kecamatan Paguat, perempatan tempat wisata pohon cinta, serta di jalan Trans Sulawesi Desa Buntulia Selatan Kecamatan Duhiadaa.
Sampai saat ini belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk yang berlatar Merah Putih tersebut. Walaupun demikian, pemasangan spanduk tersebut patut diapresiasi karena Pohuwato termasuk salah satu daerah rawan terorisme.(mus/NN)



















