
Oleh : Abdullah Amas- (Divisi Pemuda DPP Ormas Satu Jari)
Lirik lagu Iwan Fals menanti seorang kekasih yang setia nampaknya cocok juga buat para caleg nanti di 2024.
Mereka berdebar memilih dan menanti siapa yang sekiranya setia memilih mereka sejak awal mereka datang sampai pencoblosan.
Ormas Satu Jari dibawah pimpinan Agung Mozin memiliki trik tersebut melalui aplikasi digital.
Kekasih dan Pemilih setia dua-duanya jelas pemberi warna hidup. Beragam warna pada Satu Jari menggambarkan kuatnya keinginan satu jari agar para caleg bersemangat mewarnai demokrasi tentu dibantu dengan menemukan pemilih setia.
Filosofi kekasih setia juga bukan saja caleg/Aleg pada pemilihnya tapi pemilih pada caleg/alegnya. Melalui aplikasi satu Jari maka pemilih dapat mengawal langkah aleg pasca terpilih.
Mujahadah digital bersama Ormas Satu Jari sejatinya upaya sungguh-sungguh membangun komunikasi pemilih dan yang dipilih dalam “Rumah kesetiaan” yang membuat harapan rakyat pada demokrasi termasuk harapan politisi pada demokrasi terus mengalami kenaikan.
Ormas Satu Jari juga mirip reff lagu Iwan Fals memandang hubungan palsu caleg dan pemilih harus dibongkar.
Bongkar..
Bongkar..
Bongkar..
Setelah membongkar kedua pihak dari saling ingkar janji atau tidak imbang antara hak dan kewajiban maka sejatinya kita mengembalikan fungsi kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.
Ingin menghindari sekat pemilih dan yang dipilih, Yuk Bersama Ormas Satu Jari kita bongkar, bongkar dan bongkar.(*)




















