
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Sebagai partai besar, partai galongan karya (Golkar) tentu berpeluang besar menang dalam pemilihan kepala daerah serentak nanti khususnya untuk wilayah paling barat Gorontalo.
Tidak tanggung-tanggung, 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato sudah cukup menggambarkan bagaimana dominasi partai Golkar di Pohuwato.
Sebagai partai yang sudah matang dari segi srategi perpolitikan, sudah pasti partai Golkar memiliki banyak figur yang dianggap pantas dan mempuni untuk menduduki kursi nomor satu di Kabupaten Pohuwato.
Salah satu figur yang dianggap pantas itu adalah ketua DPD II, Nasir Giasi. Terbukti, 6 dari 13 kecamatan yang sudah menggelar muscam, semuanya memberikan rekomendasi kepada Nasir.
Saat dikonfirmasi terkait kesiapannya menghadapi perhelatan pemilihan serentak yang akan berlangsung dalam dua tahun mendatang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato itu menyatakan diri siap berkompetisi untuk pemilihan kepala daerah 2024.
Pernyataan itu disampaikan Nasir pada awak media saat kegiatan vaksinasi yang di selenggarakan oleh Kwartir Cabang Pohuwato, Selasa (08/02/2022).
“Saya kan ketua partai. Ketua partai itu sudah seharusnya punya semangat. Yang jelas saya diamanahkan oleh Muscam. Dari 13 kecamatan, 6 kecamatan sudah melaksanakan Muscam dan semua merekomendasikan saya untuk maju mencalonkan diri. Ya tentu saya harus siap lahir batin,” ungkap Nasir.
Tak hanya itu, Nasir Giasi juga mengatakan, bahwa sebagai ketua, 2024 nanti akan menjadi pekerjaan yang paling berat untuk dihadapi.
Pasalnya, selain bertarungan Pilkada, tugas basar lain adalah menjaga elektabilitas partai.
“Tugas saya pada 2024 adalah bagaimana mempertahankan elektabilitas partai. Bagaimana menjaga harkat dan martabat partai. Yang jelas kita berbuat dulu, kita akan terus sosialisasi,” ujarnya.
Terakhir, saat ditanya siapa sosok yang pas, yang bakal dipinang untuk sama-sama berjuang dalam perhelatan 2024 nanti, Nasir Giasi masih enggan memberikan komentar lebih.
“Partai politik itu dinamis komunikasinya. Di Pohuwato ini cukup banyak Parpol dan semua kami coba berkomunikasi dengan baik,” pungkasnya.(mus/NN)

















