
NN, GORONTALO- Pencarian speedboat pengangkut 11 wisatawan asing yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini, dari Tojo Una Una Provinsi Sulawesi Tengah menuju Pohuwato, Provinsi Gorontalo sejak Jumat 24 Juli 2026, terus dilakukan pihak terkait. Total ada 13 orang di speedboat tersebut termasuk 1 kapten dan ABK berkebangsaan Indonesia.
Berdasarkan informasi dari Kantor SAR Gorontalo, speedboat bertolak dari Tojo Una-Una sekitar pukul 07.00 WITA dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Marisa pada pukul 11.00 WITA. Namun hingga waktu kedatangan yang diperkirakan, kapal tersebut belum juga tiba di pelabuhan tujuan.
“Mereka berlayar dari pukul 07.00 WITA yang seharusnya sampai di Marisa sekitar pukul 11.00 WITA karena waktu tempuh perjalanan dari Tojo Una-Una ke Marisa sekitar empat jam,” ujar Heriyanto saat diwawancarai awak media.
Saat ini upaya pencarian terus dilakukan Tim SAR bersama TNI Angkatan Laut dan Polairut. Pencarian difokuskan di wilayah perairan Pohuwato.
Informasi yang diperoleh seluruh penumpang berada di dalam speedboat tersebut merupakan 11 wisatawan asing yang hingga kini belum diketahui asal negara mereka. Adapun identitas wisatawan asing tersebut adalah; Milan Kasik, Rani Permentier, Mathijs Sercu, Jelka Van Driesum, Hinke Van Deer, Roeland Van Driesum, Age Van Driesum, Matthias Prange, Celine Josette Menguy, Hector Fabio Prange, Ronny Josue Prange.
“Di dalam speedboat itu juga terdapat dua orang lagi yakni Ferdiansyah sebagai kapten kapal dan Noval yang bertugas sebagai anak buah kapal (ABK),” ungkap Heriyanto, mengutip hulondalo.id.(*)

















