Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Fenomena Mudik, Antara Kebutuhan dan Budaya: Kehadiran Polri Dinantikan Oleh Masyarakat

by NN Indonesia
28 April 2022
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H. Abdul Wahid

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi)

Bangsa Indonesia sejak dahulu kala dikenal sebagai bangsa yang sangat unik, hal ini tidak hanya karena letak geografisnya yang berada di tengah garis katulistiwa namun lebih dari itu karena Indonesia adalah negara besar dan memiliki keanekaragaman budaya, etnis, bahasa, agama dan lain sebagainya.

Hal inilah kemudian menjadi salah satu bagian identitas kita sebagai bangsa termasuk di dalamnya masalah budaya mudik yang dilakukan oleh sebahagian masyarakat Indonesia seiring dengan tibanya  hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Apabila ditengok jauh ke masa lalu, fenomena mudik sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Konon dahulu, kegiatan mudik dilakukan oleh para Petani Jawa, untuk kembali ke kampung halamannya atau daerah asalnya untuk membersihkan makam leluhurnya.

Dalam bahasa Jawa, mudik merupakan singkatan dari kata ‘Mulih Diluk’ yang mengandung arti pulang ke kampung halaman sebentar. Dalam bahasa Betawi, Mudik merupakan singkatan dari ‘Menuju Udik’ yang memiliki arti pulang kampung.

Dalam perjalanan waktu, mudik merupakan salah satu fenomena sosial yang sangat unik dan rutin dilakukan oleh para perantau untuk kembali ke kampung halamannya yang kini bukan hanya para petani di Jawa, tapi hampir terjadi di seluruh Indonesia.

Begitu hebatnya daya tarik yang namanya mudik ini, hingga masyarakat Indonesia terutama di sejumlah daerah di Pulau Jawa khususnya, rela antri hingga menghabiskan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan mudik  menuju ke kampung halamannya.

Diantara faktor yang membuat begitu menarik budaya mudik adalah dimana para perantau ingin kembali berkumpul merayakan lebaran dengan keluarganya di kampung yang selama ini mereka tinggalkan demi mencari nafkah. Sekaligus dijadikan sebagai momentum melepas kerinduan dengan keluarga yang ada di kampung halaman dan endingnya agar jalinan kekerabatan dan silaturrahmi tetap terjaga dengan baik antara para perantau dengan orang-orang (keluarga) yang tinggal di kampung.

Fenomena mudik ini jika ditinjau dari perspektif agama, maka hal ini sah-sah saja bahkan suatu budaya yang baik hanya saja tentu wajib hukumnya para pemudik untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku selama dalam proses perjalanan menuju ke daerah asal.

Adapun aturan yang wajib dipatuhi diantaranya adalah rambu-rambu lalulintas, dan termasuk di dalamnya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah adanya penularan  COVID-19 dengan varian barunya.

Karena itu jika kita mencermati esensi dari mudik adalah sebagai sarana menjalin silaturrahmi antar keluarga yang tinggal di daerah rantau dengan yang ada di kampung, maka hal ini sejalan dengan pesan Nabi Muhammad saw. dalam salah satu hadis “Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dimudahkan rezekinya, maka hendaklah ia gemar menyambung silaturrahmi” (HR. Bukhari).

Dari semua rangkaian proses mudik, tentulah diharapkan masyarakat senantiasa diberi kelancaran dan kemudahan, bebas dari potensi gangguan kamtibmas seperti begal, rampok, copet dan lain sebagainya.

Dalam menjawab kebutuhan masyarakat tersebut, maka negara harus benar-benar hadir memberi jaminan keamanan dan keselamatan bagi para pemudik hingga ia kembali lagi setelah hari lebaran. Di sinilah pentingnya kehadiran personil Kepolisian sebagai perpanjangan tangan dari negara dalam menjamin rasa aman kepada masyarakat.

Di setiap pelaksanaan mudik, terlihat Polri begitu serius dalam melakukan  pengawalan dan pengamanan arus mudik dan arus balik. Hal ini terlihat di setiap satuan kerja mulai tingkat Mabes, Polda, hingga Polsek tampak secara serentak telah mendirikan posko-posko pengamanan di tempat-tempat yang dianggap strategis dan rawan terjadinya tindak kejahatan seperti begal, jambret dan lain sebagainya.

Hal ini tentu sangat baik dan perlu diapresiasi oleh masyarakat, karena tanpa kehadiran personil Polri di lapangan, maka rasa aman masyarakat tidak bisa dijamin. Namun demikian masyarakat yang ikut mudik diharapkan kerjasamanya dalam menjaga ketertiban, keamanan di perjalanan agar tugas-tugas pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian bisa maksimal, sebab tanpa adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan Polri semuanya tidak akan berjalan dengan lancar dan baik.(*)

Tags: Dr. H. Abdul WahidLebaranMudik 2022
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post
Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deisy Sandra Mariana Datau. (f.yis_tatiye)

Ketua DPRD Gorut Ajak Semua Pihak Berkontribusi Bangun Daerah, Deisy: Harus Sejalan

Sekda Boalemo Sherman Moridu saat menyemarakkan Malam Pasang Lampu atau dikenal Tumbilotohe sebagai tradisi masyarakat Boalemo menyambut Hari Raya Idul Fitri.(F.Istimewa)

Lestarikan Warisan Budaya Tumbilotohe di Boalemo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Fenomena Mudik, Antara Kebutuhan dan Budaya: Kehadiran Polri Dinantikan Oleh Masyarakat

5 tahun ago
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora-f.ist

Kemenbud Tetapkan Tari Tuitan, Alat Musik Tradisional Rambambo dan Tradisi Kopatoyan WBTb Kota Kotamobagu

2 hari ago
Weny Gaib-f.ist

Hadiri Pelantikan Pengurus PWI se BMR, Weny Sebut Wartawan Mitra Strategis Pemerintah

2 hari ago

Manarang Academy Sukses Gelar Ajang Volley Ball Lapeo Paindo Cup I 2026

8 jam ago

Adira Finance Berdayakan 36 Pedagang Pasar Liluwo Lewat Festival Pasar Rakyat 2026

3 minggu ago
f.hms

Pabrik Pakan Ternak Akan Dibangun di Gorontalo

1 hari ago
Winarni Monoarfa-f.antara

Prof. Winarni Monoarfa PAW Rachmat Gobel

3 bulan ago
f.hms

Keamanan Informasi Basis Digital OPD Pemprov Diperkuat

3 hari ago
Ketua DPW PKS Gorontalo, Adnan Entengo bersama pengurus DPW lainnya saat konferensi pers Launching Pencalegan Dini. (f. Anq/nn)

PKS Buka Pendaftaran Pencalegan Dini, Adnan Entengo: Ini Ikhtiar Kami

5 tahun ago

Terbaru

Sulbar

Manarang Academy Sukses Gelar Ajang Volley Ball Lapeo Paindo Cup I 2026

by NN Indonesia
8 November 2026
0

NewsNesia.id - Sehat rohani dan jasmani adalah pondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Hal inilah yang mendorong Manarang...

f.hms

Pabrik Pakan Ternak Akan Dibangun di Gorontalo

7 November 2026
Weny Gaib-f.ist

Hadiri Pelantikan Pengurus PWI se BMR, Weny Sebut Wartawan Mitra Strategis Pemerintah

7 November 2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora-f.ist

Kemenbud Tetapkan Tari Tuitan, Alat Musik Tradisional Rambambo dan Tradisi Kopatoyan WBTb Kota Kotamobagu

7 November 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. saat menyerahkan penghargaan kepada Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana atas raihan predikat gold melalui program LEBEGACOR dalam ajang GENTING Summit BKKBN 2026.

LEBEGACOR Melejit di Panggung Nasional, BI Gorontalo Boyong Predikat Gold di GENTING 2026

6 November 2026
f.hms

Keamanan Informasi Basis Digital OPD Pemprov Diperkuat

6 November 2026
Kadis Kominfotik Provinsi Gorontalo Trizal Entengo-f.hms

Kominfotik Gorontalo Selektif Usulan Aplikasi Baru OPD

6 November 2026
Foto hms

BLK Gorontalo Sambut Program Polisi Peduli Pengangguran, Siapkan Generasi Muda Siap Kerja

6 November 2026
Foto hms

BLK Gorontalo Jemput Kebutuhan Industri, Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Pelatihan

6 November 2026
f.hms

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

5 November 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.