
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo terendam banjir setelah diguyur hujan deras mulai sore sampai malam. Akibatnya, ada sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di empat kecamatan dan sembilan desa terkena dampak.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Ramon Abdjul. Meski demikian kata Kadis Ramon, data ini masih bersifat sementara. Sebab, banjir kali ini merupakan banjir terparah. Bahkan ada beberapa wilayah yang tidak pernah terdampak banjir tahun ini ikut terkena dampaknya.
“Ada sekitar 200 KK yang terdampak. Itu baru data sementara sebab, wilayah yang tidak pernah terdampak, kali ini terdampak banjir, dan tahun ini yang terparah,” ungkap Ramon Abdjul.
Dirinya juga melaporkan, saat ini tim gabungan dari Dinas Sosial, BPBD, Tagana, Basarnas, dan TNI-Polri sudah berada di masing-masing wilayah yang terendam banjir.
Sementara untuk Dinas Perumahan dan Permukiman Umum (Perkim), sudah berada di lokasi wilayah terjadinya tanah longsor, guna membuka akses jalan yang tertimbun material longsor, dan Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol-PP) akan dimintai bantuan membantu membersihkan rumah warga.
“Tim gabungan ini selama tiga hari kedepan akan membuka dapur umum, yang akan kita mulai hari ini. Tim juga sudah tersebar di empat kecamatan terdampak banjir, ada juga Dinas Perkim sudah berada di wilayah yang terdampak tanah longsor, mereka mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertimbun dan mengevakuasi satu mobil yang terbawa material longsor tersebut,”sambungnya.
“Kita juga akan minta bantuan dari Satpol-PP melaksanakan kegiatan penanganan seperti, penyedotan air, dan pembersihan rumah warga,” pungkasnya.(mus/NN)





















