
NEWSNESIA.ID,BOALEMO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo mulai menata dan memetakan daerah pemilihan (Dapil) sekaligus alokasi kursi untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Upaya itu ditempuh mengingat Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 tinggal terhitung setahun lagi. Karena itu, KPU Kabupaten Boalemo dibawah pimpinan Ketua KPU, Asra Djibu didampingi sejumlah komisioner menggelar sosialisasi, Sabtu (26/11/2022).
Hadir pula, unsur TNI dan Polri, Bawaslu, pimpinan partai politik, para camat di Boalemo, unsur perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh adat dan unsur media.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Boalemo, Asra Djibu menyampaikan, pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan rangkaian penting tahapan Pemilu 2024. Berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 dan PKPU Nomor 6 Tahun 2022, ditegaskan bahwa penataan daerah pemilihan (Dapil) terdapat sedikitnya 7 prinsip harus dipertimbangkan.
Diantaranya menyangkut kesetaraan nilai suara, ketaatan system Pemilu yang proporsional, integral wilayah dalam cakupan wilayah yang sama, kesinambungan dan kohesivitas.
“Jadi, penataan Dapil ini bukan semata-mata menjadi keinginan KPU ataupun kelompok tertentu. Akan tetapi ini menjadi keputusan bersama pemangku kepentingan di daerah,” ujar Ketua KPU Boalemo, Asra Djibu.
Ia menjelaskan, rancangan Dapil diusulkan KPU Kabupaten Boalemo sejauh ini masih menjadi informasi awal sedang disosialisasikan kepada peserta Pemilu serta masyarakat umum. Selanjutnya akan dibahas pada kegiatan uji public.
“Tujuannya agar masukan ataupun tanggapan masyarakat soal rancanan dimaksud dapat disampaikan secara langsung kepada KPU guna disampaikan ke KPU RI,” jelasnya.(nn)






















