
NEWSNESIA.ID – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok menggelar konferensi pers dalam rangka merilis hasil survey kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepolisian, Sabtu (24/12/2022).
Eduart menyampaikan dari data hasil survey, berbagai kasus internal yang beberapa waktu menghebohkan jagad tanah air tak dapat dipungkiri sangat mempengaruhi masyarakat.
“Dimana tingkat kepercayaan terhadap kepolisian itu menurun cukup signifikan sebesar 13,7%,” ucap Eduart.
Sementara terkait pelayanan publik, Rektor Eduart menjelaskan bahwa sebesar 61,9% masyarakat tidak setuju jika polisi menerima uang tip atau uang rokok untuk mempercepat layanan publik.
“Selain itu, 51,3% masyarakat itu tidak setuju polisi boleh menerima hadiah usai melaksanakan pengamanan ke masyarakat,” jelasnya.
Namun Kendati tubuh kepolisian saat ini terus dihantam berbagai problem internal. Masyarakat tetap menilai kehadiran korps Bhayangkara sangat vital.
“Hal ini bisa kita lihat dari hasil survey sebesar 73% masyarakat menyebut polisi dapat sangat diandalkan dalam penyelesaian masalah dan hanya sekitar 9,7% yang menyatakan sebaliknya,” papar Rektor Eduart.
Rektor Eduart juga menuturkan survey dilaksanakan dalam 3 tahapan.
“Tahap lapangan atau Observasi, penentuan sampling, rekrutmen enumerator sebelum akhirnya sampai pada tahap pelaporan hasil survey,” tuturnya.
Terakhir sebagai sebuah kesimpulan, Rektor Eduart menilai jika berkaca dari hasil survey, masyarakat Gorontalo cenderung puas terhadap kondisi keamanan dibandingkan dengan keadaan ekonomi.
“Namun angka keamanan yang baik ini ada modal yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja ekonomi kedepan,” pungkas Eduart Wolok.





















