
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Bertarung di Dapil yang katanya dapil neraka, politisi muda dari partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Pohuwato, Abdurrahman Murad dituntut untuk bekerja ekstra keras.
Bagaimana tidak, pertama kali melibatkan diri pada kontestasi pemilihan calon legislatif, Amang (sapaan akrab Abdurrahman Murad) harus fight dengan politisi senior sekaliber Nasir Giasi, Iwan Adam, Beni Nento dan beberapa kandidat lainnya.
Namun demikian, Amang tetap optimis dirinya bakal mendulang kursi untuk Gerindra. Hal tersebut disampaikan Amang usai Gerindra Pohuwato menyerahkan berkas pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pohuwato, Sabtu (12/05/2023).
“Insa allah kita punya target maksimal sebanyak-banyaknya dapat meraih simpati masyarakat dan secara angka yang maksimal. Intinya Gerindra punya target di Dapil satu. Ada 6 kursi yang disiapkan, keenamnya adalah target kita,” ucap Abdurrahman.
Dirinya duga mengungkapkan, setiap kader Gerindra dituntut untuk menerapkan politik silahturahmi, dimana mereka diharuskan untuk turun langsung door to door.
Bahkan kata amang melanjutkan, saat ini Ia bersama tim ARM Gas Full sudah memanaskan mesin politiknya. Bahkan dirinya menggagas “rumah aspirasi”.
“Kita diminta memang untuk berjuang, serta meyakinkan masyarakat dalam rangka mengambil dan mendapatkan kursi, sebagaimana yang sudah disiapkan oleh penyelenggara itu sendiri,” ujarnya dengan penuh semangat.
“Saya bergerak sejak januari. Dan lebih maksimal Mendatangi secara door to door pada masyarakat. Menjemput langsung apa yg menjadi aspirasi, kebetuhan masyarakat, dan kemudian ada beberapa aspirasi yang secara langsung kita tindaklanjuti,” pungkasnya.(mus/NN)


















