
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Kelompok peternak sapi yang merupakan binaan Pani Gold Project (PGP) dikabarkan menyatakan siap menyediakan kebutuhan sapi kurban bagi perusahaan dan masyarakat sekitar dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha.
Peternak yang tergabung dalam kelompok Peternak Penambang Gunung Pani yang berlokasi di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, itu siap menjual sapi-sapi sehat. Sapi-sapi tersebut secara rutin diperiksa oleh petugas dari kantor pemerintah kabupaten.
“Kami siap untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang membutuhkan hewan kurban,” kata Yusuf Lawani, koordinator kelompok Peternak Penambang Gunung Pani di lokasi peternakannya di Desa Balayo, Selasa (23/05/2023).
Tidak lupa pula Ia menyatakan apresiasi dan terimanya kepada perusahaan atas dukungan perusahaan berupa kebutuhan akan hewan kurban.
“Informasi awal terkait kebutuhan hewan kurban dari perusahaan adalah wujud nyata dukungan perusahaan kepada warga, dalam hal ini warga penambang yang telah alih profesi menjadi peternak sapi,” ujarnya.
Terakhir Yusuf mengaku, selama ini dirinya tidak menemui kendala yang berarti dalam memulai usaha penggemukan sapi. Dia menyatakan bangga karena bisa mempekerjakan beberapa orang mantan penambang untuk mendukung usaha ternak sapi ini.
Beberapa orang bekerja di lokasi untuk mengumpulkan rumput sebagai pakan ternak sapi dan juga membersihkan kandang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengajian Pohuwato, Kamri Alwi menjelaskan bahwa, untuk menjamin kesehatan dan kualitas ternak, petugas yang ditunjuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap ternak yang ada di Kabupaten Pohuwato, utamanya melalui skema kerjasama.
Kamri juga menyarankan bahwa ternak sapi sudah harus dijual setelah 6 bulan perawatan atau penggemukan supaya tidak berat di ongkos produksi.
“Mengingat mulai tumbuhnya permintaan daging sapi dari perusahaan dan juga permintaan musiman seperti saat menjelang Hari Raya Idul Adha, potensi usaha ternak sapi ini diyakini akan tumbuh cepat. Beberapa waktu lalu tim ahli dari IPB University, Bogor, telah melakukan kunjungan ke lokasi dan melakukan assessment. Dari hasil assessment, tim IPB University mengatakan bahwa usaha peternakan dan penggemukan sapi ini sangat potensial,” imbuhnya.(mus/NN)






















