
GORONTALO-NN– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo angkat bicara terkait kasus minyak goreng yang menyeret nama oknum anggota KPU Kota Gorontalo JY alias Junaidi.
Ketua KPU Kota Gorontalo Mario Nurkamiden mengatakan, pihaknya mengeluarkan rilies karena dalam pemberitaan dimedia telah menyebut lembaga KPU, meskipun masalah tersebut adalah masalah pribadi.
Berikut pres rilies Ketua KPU Kota Gorontalo, Senin 7 Oktober 2024:
Menyikapi Pemberitaan yang melibatkan salah seorang anggota KPU Kota Gorontalo, Sebagai Ketua KPU Kota Gorontalo ada beberapa point yang perlu dijelaskan agar dapat dimaklumi bersama :
- Perlu ditegaskan bahwa, Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo tahun 2024, di KPU Kota Gorontalo berjalan sudah sesuai jadwal dan tahapan yang ada. Pemberitaan yang diduga melibatkan salah seorang anggota KPU Kota Gorontalo, sama sekali tidak mengganggu tahapan yang sementara berjalan. Kami sebagai penyelenggara tetap melaksanakan tahapan sebaiknya sebaiknya sebagaimana amanat UU.
-
Peristiwa yang diduga melibatkan salah seorang anggota KPU Kota Gorontalo, terjadi sebelum yang bersangkutan menjadi Komisioner KPU Kota Gorontalo, sehingga hal tersebut sama sekali tidak ada hubungan dengan kelembagaan KPU.
-
Sebagai ketua KPU Kota Gorontalo, kami mengimbau kepada rekan-rekan jurnalis dan masyarakat untuk tidak mengaitkan atau membawa nama Lembaga KPU dalam persoalan tersebut.
-
Saat ini kami sedang merapungkan beberapa agenda yang berkaitan dengan Tahapan pilkada yaitu tentang Debat Calon walikota dan calon Wakil Walikota, Rapat Umum (kampanye monologis), kesiapan logistik Pilkada nanti.
Perlu diketahui, JY alias Junaidi yang saat ini menjabat anggota KPU Kota Gorontalo harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan oleh salah seorang pengusaha di wilayah Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Pariyem (56).
Pariyem melaporkan oknum Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo JY atas dugaan penipuan senilai Rp 550 juta. Kasus itu dilaporkan Pariyem bersama suaminya ke Polres Gorontalo, Jumat (4/10/2024).(NN)





















