
NewsNesia.id – Bantuan Sapi untuk Rakyat yang menjadi program unggulan dari Paslon IRIS masih terus jadi buah bibir di publik Kabupaten Bone Bolango.
Bagaimana tidak, program sapi untuk rakyat dinilai merupakan program yang inovatif dan menyentuh langsung kebetuhan hajat hidup masyarakat yang kurang mampu.
Sayangnya meski banyak akademisi yang memuji bantuan program sapi untuk rakyat, masih ada saja pihak yang menganggap program tersebut tidak logis bahkan ada yang menilai itu sebagai penipuan.
Menanggapi hal tersebut, Jubir yang juga penasehat hukum tim Paslon IRIS, Fanly Katili hanya tersenyum dan menganggap itu hanya sebagai bentuk ekspressi kepanikan dari tim paslon lain.
“Yah, saya nilai itu eksepressi kepanikan, pertanda bahwa calon kami pak Ismet dan pak Risman (IRIS) dinilai sebagai ancaman paling besar dalam pilkada kali ini,” ungkap lawyer yang akrab disapa Fanka itu.
Ia juga menambahkan, bahwa dalam setiap kampanye yang dilakukan oleh Paslon lain selalu ada segmen dimana program sapi untuk rakyat oleh IRIS itu di olok-olok para jurkam paslon lain.
Sehingga ia curiga, kalau program calonnya yang justru kebanyakan dibahas, ia khawatir jangan-jangan paslon lain ini miskin program yang merakyat.
“Bisa jadi begitu kan, jangan-jangan miskin program yang merakyat. Kalau di IRIS hampir semua program kami bersentuhan langsung dengan rakyat dan akan menjadi skala prioritas kami,” terangnya.
Terakhir menanggapi tudingan bahwa program sapi untuk rakyat sebagai yang program yang menipu Fanka kembali hanya tertawa.
“Hahaha, sekali lagi itu bagi saya hanya bentuk ekspressi kepanikan yang tak bisa lagi disembunyikan oleh pihak paslon lain, InsyaAllah semakin program kami dinilai buruk maka semakin masyarakat percaya pada IRIS dan bisa menenangkan pilkada untuk Bone Bolangp yang lebih sejahtera,” pungkas Fanly.























