
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau secara tegas menyampaikan bahwa kebijakan program dicanangkan bersama Wakil Bupati, Lahmuddin Hambali mulai tahun 2026 mendatang, semua berpihak pada kepentingan rakyat.
Itu disampaikan Bupati Rum Pagau membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrembang RKPD) Kabupaten Boalemo 2026, bertempat di Grand Amalia Hotel, Tilamuta Senin (28/04/2025).
Ditegaskan bahwa Musrembang RKPD tahun 2026 ini memuat seluruh visi dan misi pemerintahan PAHAM sebagaimana dijanjikan 5 tahun kedepan.
“Tadi sudah diingatkan pula oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, bahwa pembangunan kedepan harus dipercepat. Karena kita berada pada posisi ke 5 termiskin di indonesia dan nomor 1 di tingkat Provinsi Gorontalo,” ucap Bupati Rum Pagau.
Terjadinya angka kemiskinan ini kata Rum, tak lain karena ulah kita sendiri. Kenapa kita yang salah, karena keliru dalam mengelola uang rakyat. Padahal, kepala daerah diberi kepercayaan pemerintah untuk mengelola keuangan dengan baik dan optimal untuk kepentingan rakyat.
“Di jaman pemerintahan kami ini, semua peruntukkan keuangan itu berbasis kepentingan rakyat. Sesuai data disampaikan Kepala Bapppeda bahwa IPM kita tidak pernah naik, sedangkan kemiskinan paling tinggi. Sementara APBD kita kalua disbanding daerah lain tidak begitu jauh beda. Itu artinya ada yang salah dalam mengelola keuangan,” ingat Bupati yang terbilang sukses memajukan infrastruktur dan pariwisata Boalemo di periode 2012-2017 itu.
”Untuk itu, saya berharap kepada semua pihak, mari kita kembali mengintropeksi diri. Terutama bagi para kepala dinas dan kepala badan, supaya bekerja untuk kepentingan orang banyak. Selama 8 tahun ini, saya melihat kondisi Kabupaten Boalemo semakin terpuruk. Ini perlu langkah-langkah kongkret dan gerak cepat serta inovasi pimpinan OPD,” ingatnya.
Kedepan ini, tidak ada lagi kepala dinas yang bekerja asal bapak senang. Semua harus tegak lurus mengedepankan disiplin kerja, dan mengimplementasikan program yang berpihak pada kepentingan orang banyak.
Ini pun sudah ulang kali ditegaskan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang mana program strategis pemerintah pusat harus sinkron dengan daerah provinsi maupuun kabupaten/kota.
“Nah, provinsi itu perpanjangan pemerintah pusat di daerah sebagai otonom. Jadi provinsi wajib hukumnya membantu daerah kabupaten/kota. Karena gubernur itu wakil pemerintah pusat di daerah, sehingga perlu tau kondisi daerahnya. Kalau daerah kurang anggaran wajib disuplai. Alhamdulilah ini kita bangun sinergi yang baik. Seperti halnya banyak jembatan rusak di Kabupaten Boalemo, sementara kondisi keuangan kita minim. Ini tentu dibutuhkan perhatian pemerintah provinsi maupun pusat,” ujar Bupati Rum Pagau.
Untuk itu, melalui Musrembang RKPD 2026 ini, ia berharap semua program pemerintahan PAHAM bisa dirasakan masyarakat tahun depan. Karena itu, setiap rumusan program harus memperhatikan usulan tingakt bawah. Entah itu, dari tingkat desa maupun kecamatan.
“Musrembang ini perlu disandingkan dengan jarring aspirasi masyarakat oleh DPRD. Jangan juga, justru aspirasi lebih banyak dibanding rumusan Musrembang. Sebab, tujuan kita bukan untuk menyenangkan rakyat, tetapi merubah kehidupan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, pendapatan per kapita masyarakat Boalemo jauh lebih meningkat kedepan,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam hal ini Bappeda, unsur Forkpimda, pimpinan OPD, dan para camat se Kabupaten Boalemo.(nn)




















