Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

by Mustafa Dako
21 Juni 2026
in Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

POHUWATO-NN- Penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan yang ke VXII di Kabupaten Gorontalo rupanya menjadi harapan besar bagi para petani di Kabupaten Pohuwato. Mereka rela meninggalkan pekerjaan demi menyampaikan persoalan terkait areal persawahan yang sudah tidak bisa digunakan lagi akibat sedimentasi.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Abdul Rahman Lukum. Ia menjelaskan, mereka datang ke PENAS agar, aspirasi para petani yang kehilangan mata pencaharian bisa didengar oleh pemerintah pusat.

Dirinya mengaku, kurang lebih 100 petani sudah kehilangan lahan sawah. Itu katanya akibat sedimen lumpur yang masuk ke areal persawahan. Parahnya lagi, para petani di dua wilayah, Kecamatan Duhiadaa, dan Buntulia, ada yang dua sampai tiga tahun sudah tidak bertani lagi.

Bahkan kata dia, ada petani yang bangun lebih awal bukan untuk pergi ke sawah, mereka justru berburu kelapa yang jatuh. Sementara para istri bantu memisahkan daging kelapa dari batoknya untuk dijadikan kopra.

“Ada yang sudah tiga tahun, ada yang dua tahun sudah tidak bertani akibat hasil panen tidak sesuai harapan. Yang ada hanya hutang yang menumpuk. Kami tidak menyalahkan penambang dan perusahaan. Cuma bagaimana dampak yang ditimbulkan tidak sampai ke kami para petani sawah. Kami minta solusi dari pemerintah,” ujarnya, Sabtu (20/06/2026).

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada masyarakat yang melapor atau keberatan karena buah kelapa mereka yang jatuh sering di ambil orang lain. Kalau begitu, tentu akan menimbulkan masalah baru lagi,” tukasnya

Senada, petani lain, Zulkifli Liputo juga menyampaikan hal serupa. Khusus di Kecamatan Buntulia, Ia mengaku sudah dua tahun tidak lagi menanam padi sawah.

Dirinya menuturkan, sempat berpindah dari petani sawah ke petani hortikultura seperti menanam cabai, namun lagi-lagi berakhir dengan gagal, banyak yang tumbuh tidak maksimal sampai mati layu.

“Saya ini sudah coba beberapa tanaman. Saya sudah mengalihfungsikan lahan. Lahan yang tadinya biasa ditanam dengan padi sawah, kini saya sudah tanam dengan tanaman holti, namun hasilnya pun nihil,” curhatnya.Red

Tags: PemerintahPENASPerusahaan tambangPetani PohuwatoPETI
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

YR-TEAM menyiagakan alamat berat untuk melakukan pengerukan sedimentasi di Bendungan Taluduyunu
Lingkungan

Peduli Lingkungan dan Petani, YR Tim Gerakkan Normalisasi Bendungan Taluduyunu Secara Berkala

6 Mei 2026
TNI AL saat mengamankan 1 alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato
Lingkungan

TNI AL Tindak Tegas Aktivitas Diduga Ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato, Satu Alat Berat Berhasil Diamankan

1 April 2026
Camat Taluditi, Irfan Lalu
Lingkungan

Camat Taluditi Minta Polres Pohuwato Tertibkan Aktivitas PETI di Wilayahnya

27 Maret 2026

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

2 hari ago
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

1 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

3 jam ago
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

3 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

3 jam ago
Penandatanganan nota kesepahaman Penanganan PPKS Secara Terpadu bersama BAZNAS

Pemkab Pohuwato dan Baznas Teken MoU Penanganan PPKS Secara Terpadu

1 bulan ago
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

21 jam ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

1 hari ago
Ketua DPC Partai Gerindra Bone Bolango, H. Imran Ahmad, SE, MM

Pimpin DPC Gerindra Bonbol, Imran Ahmad Gantikan Posisi Tahir Badu

4 tahun ago

Hasil Hitung Sementara Pilkada Gorontalo Utara 2024, Pasangan Romantis Unggul 55.09 Persen

2 tahun ago

Terbaru

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering
Lingkungan

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

by Mustafa Dako
21 Juni 2026
0

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering POHUWATO-NN- Penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan yang ke...

f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
f.hms

KTNA Bahas Tuan Rumah PENAS 2029

19 Juni 2026
f.ist

Rusli Habibie Bangga Gorontalo Tuan Rumah Penas Petani Nelayan

19 Juni 2026
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

19 Juni 2026
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

18 Juni 2026
f.hms

170 Ribu Warga Gorontalo Terima Bantuan Pangan

18 Juni 2026
f.hms

Wagub Idah Ajak Generasi Muda jadi Duta Keramahan Sambut Peserta Penas Petani dan Nelayan

18 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.