Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Peduli Lingkungan dan Petani, YR Tim Gerakkan Normalisasi Bendungan Taluduyunu Secara Berkala

by Mustafa Dako
6 Mei 2026
in Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
YR-TEAM menyiagakan alamat berat untuk melakukan pengerukan sedimentasi di Bendungan Taluduyunu

POHUWATO–NN– Di balik deru mesin alat berat yang membelah keheningan pagi, ada sebuah cerita tentang kepedulian yang tulus. YR Tim, sebuah organisasi yang bergerak di bidang kepedulian lingkungan dan sosial, kembali turun tangan melakukan pengerukan sedimen di Bendungan Taluduyunu.

Kegiatan ini bukan sekadar pekerjaan teknis biasa — melainkan sebuah gerakan hati untuk menjaga urat nadi kehidupan petani dan warga di sekitar aliran sungai.

Pendangkalan sungai yang terjadi di wilayah Taluduyunu telah berlangsung cukup lama. Akumulasi sedimen dari aktivitas pertambangan dan tumpukan sampah menyebabkan aliran air terganggu, debit air mengecil, dan ancaman banjir semakin nyata ketika musim hujan tiba.

Kondisi ini tidak hanya mengancam lahan pertanian, tetapi juga keselamatan warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai.

Menyadari kondisi tersebut, YR Tim mengambil langkah konkret dengan menyiagakan dua unit alat berat untuk melakukan pengerukan secara menyeluruh.

Gerakan ini dilakukan bukan atas dorongan proyek semata, melainkan lahir dari rasa tanggung jawab moral terhadap lingkungan dan masyarakat yang telah lama menanggung dampak dari pendangkalan bendungan.

Ketua YR Tim, Jufrin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan dari komitmen organisasinya yang tidak pernah padam.

“Ini bukan hanya soal pengerukan sungai, tetapi ini bentuk komitmen YR Tim atas menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Kami ingin masyarakat, khususnya para petani, bisa merasakan manfaat nyata dari keberadaan kami,” ujar Jufrin dengan penuh keyakinan.

Jufrin juga menjelaskan bahwa, normalisasi sungai ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, terutama saat musim hujan, sehingga dapat meminimalisir risiko banjir yang kerap melanda beberapa titik rawan di kawasan tersebut.

Ia berharap program ini dapat menjadi gerakan yang menular kepada pihak-pihak lain — baik swasta maupun pemerintah — untuk turut ambil bagian dalam menjaga ekosistem sungai.

Salah seorang petani yang lahannya berada tidak jauh dari bendungan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam. Menurutnya, kegiatan YR Tim bukan sekadar pengerukan, melainkan sebuah angin segar yang sudah lama dinantikan warga. Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang tidak terhenti di tengah jalan.

Ke depan, program normalisasi ini direncanakan akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat.

Dengan pulihnya aliran Bendungan Taluduyunu, harapan para petani untuk mendapatkan pengairan yang cukup bagi lahan mereka kini kembali menyala. YR Tim membuktikan bahwa kepedulian sejati tidak hanya lahir dari kata-kata, tetapi dari tindakan nyata di lapangan.Rls

Tags: Bendungan TaluduyunuPengerukan SedimentasiYR Team
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering
Lingkungan

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 Juni 2026
TNI AL saat mengamankan 1 alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato
Lingkungan

TNI AL Tindak Tegas Aktivitas Diduga Ilegal di CA Tanjung Panjang Pohuwato, Satu Alat Berat Berhasil Diamankan

1 April 2026
Camat Taluditi, Irfan Lalu
Lingkungan

Camat Taluditi Minta Polres Pohuwato Tertibkan Aktivitas PETI di Wilayahnya

27 Maret 2026
Next Post
f.ist

Peringatan Hardiknas di Kotamobagu, Weny Bacakan Sambutan Mendikdasmen

f.hms

BGN Evaluasi SPPG di Gorontalo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

2 hari ago
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

1 hari ago
YR-TEAM menyiagakan alamat berat untuk melakukan pengerukan sedimentasi di Bendungan Taluduyunu

Peduli Lingkungan dan Petani, YR Tim Gerakkan Normalisasi Bendungan Taluduyunu Secara Berkala

2 bulan ago
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

3 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

4 jam ago
Penandatanganan nota kesepahaman Penanganan PPKS Secara Terpadu bersama BAZNAS

Pemkab Pohuwato dan Baznas Teken MoU Penanganan PPKS Secara Terpadu

1 bulan ago
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

23 jam ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

1 hari ago
Ketua DPC Partai Gerindra Bone Bolango, H. Imran Ahmad, SE, MM

Pimpin DPC Gerindra Bonbol, Imran Ahmad Gantikan Posisi Tahir Badu

4 tahun ago

Terbaru

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering
Lingkungan

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

by Mustafa Dako
21 Juni 2026
0

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering POHUWATO-NN- Penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan yang ke...

f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
f.hms

KTNA Bahas Tuan Rumah PENAS 2029

19 Juni 2026
f.ist

Rusli Habibie Bangga Gorontalo Tuan Rumah Penas Petani Nelayan

19 Juni 2026
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

19 Juni 2026
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

18 Juni 2026
f.hms

170 Ribu Warga Gorontalo Terima Bantuan Pangan

18 Juni 2026
f.hms

Wagub Idah Ajak Generasi Muda jadi Duta Keramahan Sambut Peserta Penas Petani dan Nelayan

18 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.