Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Buku Imaji NU Diluncurkan

by NN Indonesia
30 Agustus 2026
in Headline, Nasional
Reading Time: 3 mins read
f.ist
NN, JOMBANG– Pada muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Ikatan Kecendekiawanan NU bersama ASDANU meluncurkan buku Imaji NU Masa Depan di Pondok Pesantren An-Najiyah Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Sabtu (29/8/2026).
Buku tersebut menawarkan sejumlah gagasan mengenai arah NU pada masa depan, termasuk agenda strategis membangun kemandirian ekonomi sebagai fondasi khidmah organisasi. Peluncuran buku ini berlangsung di tengah rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Salah satu penulis sekaligus narasumber, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, menegaskan bahwa masa depan NU perlu ditopang transformasi ekonomi yang lebih produktif. Menurutnya, kebesaran basis sosial NU harus dikonversi menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Menghidupkan kembali spirit Nahdlatut Tujjar berarti menjadikan kekuatan ekonomi sebagai fondasi kemandirian, kemaslahatan, dan keberlanjutan khidmah NU,” ujar Aras.
Aras menilai tantangan ekonomi NU bukan semata keterbatasan modal. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana solidaritas sosial yang besar dapat ditransformasikan menjadi kapasitas ekonomi yang terorganisasi, produktif dan berkelanjutan.
“Ekonomi NU harus bergerak dari solidaritas menuju kapasitas ekonomi. Solidaritas adalah modal sosial yang besar, tetapi harus dihubungkan dengan kelembagaan usaha, penguatan pasar, filantropi produktif, pemberdayaan digital dan tata kelola yang akuntabel,” katanya.
Dalam perspektif Aras, agenda ekonomi NU masa depan bertumpu pada empat pilar, yakni penguatan lembaga usaha dan UMKM pesantren, perluasan akses pasar bagi petani dan pelaku ekonomi rakyat, transformasi zakat dan wakaf ke arah filantropi produktif, serta penguatan jaringan ekonomi melalui teknologi digital.
Ia menambahkan, kemitraan dengan pemerintah dan sektor swasta harus ditempatkan sebagai instrumen penguatan kapasitas, bukan sumber ketergantungan.
“Kemitraan harus menghasilkan kemandirian. NU dapat berkolaborasi dengan negara, investor dan berbagai pihak, tetapi relasi ekonomi itu harus memperkuat kapasitas warga, memperluas akses pasar dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Aras, prinsip tersebut membutuhkan tata kelola yang kuat. Karena itu, akuntabilitas menjadi bagian penting dalam transformasi ekonomi NU.
“Ekonomi yang besar tanpa akuntabilitas akan rapuh. Transparansi, tanggung jawab publik dan pemerataan manfaat harus menjadi bagian dari arsitektur ekonomi NU. Kemandirian bukan sekadar memiliki aset, tetapi kemampuan mengelola sumber daya secara profesional, mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pandangan Aras tersebut memperluas gagasan Imaji NU Masa Depan: masa depan NU bukan hanya soal posisi terhadap kekuasaan, tetapi juga tentang kemampuan membangun kedaulatan ekonomi warga. Dalam kerangka itu, rakyat ditempatkan sebagai subjek pembangunan, sementara pesantren, UMKM, koperasi, filantropi dan jaringan digital menjadi ekosistem ekonomi produktif.
Gagasan ini beririsan dengan konsep konvergensi yang menjadi salah satu tawaran utama buku, yakni NU dapat bermitra dengan negara sekaligus tetap menjaga independensi dan daya kritisnya.
Salah satu penulis buku, Khoiron As Saidany, menegaskan, “NU boleh bermitra dengan negara sepanjang itu baik untuk kepentingan masyarakat, tapi NU juga harus bersikap kritis terhadap kebijakan negara yang merugikan masyarakat banyak, utamanya warga Nahdliyin.”
Sementara Wakil Rektor Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Dr. Muhammad Wafiul Ahdi, mengingatkan bahwa kedekatan NU dengan pemerintah tidak boleh menghilangkan independensi organisasi.
“Saya kira NU harus posisinya tidak menjadi subordinat dari pemerintah, tapi NU tetap mandiri sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, sebagai bagian dari civil society,” pungkasnya.
Bagi Aras, kemandirian tersebut pada akhirnya harus memiliki basis material yang kuat. “NU yang mandiri secara organisasi harus diperkuat oleh warga yang semakin mandiri secara ekonomi. Karena khidmah yang berkelanjutan membutuhkan kelembagaan yang kuat, ekonomi yang produktif dan kemaslahatan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.(rls)
Tags: Imaji NUNU
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Wagub Idah Dorong Pramuka Berperan Sukseskan Swasembada Pangan

29 Agustus 2026
f.hms
Headline

Gusnar-Idah Terima KTA Elektronik dari Kwarnas

29 Agustus 2026
f.hms
Headline

Kwarda Gorontalo Gelar Upacara HUT Pramuka ke 65

29 Agustus 2026

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Buku Imaji NU Diluncurkan

2 jam ago
f.hms

Wagub Idah Dorong Pramuka Berperan Sukseskan Swasembada Pangan

14 jam ago

Era Baru IAIN Gorontalo

9 bulan ago
f.hms

Kwarda Gorontalo Gelar Upacara HUT Pramuka ke 65

14 jam ago
f.hms

Gusnar-Idah Terima KTA Elektronik dari Kwarnas

14 jam ago
f.hms

Realisasi APBD Gorontalo Triwulan II Rp 4,9 Triliun

2 hari ago
ist

Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR Mulai 2,75% dan Akses ke Lebih dari 100 Ribu Hunian

1 minggu ago
f.ist

Kebakaran Hebat Landa Lokasi Pabrik HTI di Gorut

1 bulan ago

Jangan Asal Unik: Ketika Nama Layanan Publik Mempertaruhkan Reputasi

5 hari ago
Kantor Pertanahan Kota Gorontallo saat menyerahkan sertipikan lahan Museum Purbakala kepada Pemprov Gorontalo.

Sertipikat Lahan Terbit, Program Revitalisasi Museum Purbakala Gorontalo Siap Dilaksanakan

4 hari ago

Terbaru

f.ist
Headline

Buku Imaji NU Diluncurkan

by NN Indonesia
30 Agustus 2026
0

f.ist NN, JOMBANG- Pada muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Ikatan Kecendekiawanan NU bersama ASDANU meluncurkan buku Imaji...

f.hms

Wagub Idah Dorong Pramuka Berperan Sukseskan Swasembada Pangan

29 Agustus 2026
f.hms

Gusnar-Idah Terima KTA Elektronik dari Kwarnas

29 Agustus 2026
f.hms

Kwarda Gorontalo Gelar Upacara HUT Pramuka ke 65

29 Agustus 2026
F.hms

Gubernur Sesalkan UPT Ashaj Gorontalo Tolak Dana SBSN Rp 68,25 Miliar

28 Agustus 2026
f.hms

Realisasi APBD Gorontalo Triwulan II Rp 4,9 Triliun

28 Agustus 2026
Wabup Iwan Adam beri penghargaan kepada SDN 06 Lemito lolos seleksi tahap 1 dan tahap 2 program "Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026"

SDN 06 Lemito Jadi Wakil Gorontalo pada Sahabat Sekolah Dasar 2026, Pemkab Beri Apresiasi

27 Agustus 2026
Foto humas

Pemkab Pohuwato – DPRD Tandatangani Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027

27 Agustus 2026
Kadis Naker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Mansur Pongoliu saat menghadiri Mou Pemprov Gorontalo dengan Kejaksaan Tinggi.

Kadis Naker ESDM Transmigrasi Gorontalo Hadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Kejati

27 Agustus 2026

Sembako Rp271 Ribu Cukup Ditebus Rp95 Ribu, Warga Serbu Pasar Murah Pemprov Gorontalo

27 Agustus 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.