
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Bidang Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo akhirnya menuntaskan proses legalitas atau sertifikasi lahan yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan Museum Purbakala Provinsi Gorontalo.
Hal tesebut dibuktikan dengan diserahkannya sertipikat lahan museum purbakala Provinsi Gorontalo dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Gorontalo ke Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo yang dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pertanahan Zakiya Baserewan di kantor BPN Kota Gorontalo, Rabu (26/08/2026).
Usai menerima sertipikat lahan Museum Purbakala Provinsi Gorontalo Zakiya Baserewan menyampaikan jika, lahan yang disiapkan untuk mendukung rencana pengembangan Museum Purbakala Provinsi Gorontalo itu, merupakan aset Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah dibebaskan sejak tahun 2011 lalu.
“Alhamdulillah, Setelah melalui proses administrasi dan penataan dokumen pertanahan, lahan yang memiliki luas 2 hektare tersebut kini dinyatakan clear and clean dan sertipikat lahan tersebut atas nama Pemerintah Provinsi.” Kata Zakiya
Zakiya Baserewan juga menjelaskan, jika hal tersebut merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo khususnya Gubernur dan wakil Gubernur Gorontalo dalam mendukung program-progam pemerintah pusat, untuk pengembangan museum purbakala yang mencakup pembangunan gedung laboratorium pertunjukan, perluasan ruang koleksi seluas 1.320 meter persegi, gedung transformasi dan inklusif seluas 744 meter persegi, dengan total luas bangunan mencapai 2.064 meter persegi.
“Penyelesaian sertifikasi ini merupakan keseriusan pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendukung program pemerintah pusat didaerah, serta memberikan kepastian hukum atas aset pemerintah daerah. Sehingga kami terus berkoordinasi dengan pihak BPN Kota Gorontalo serta pemerintah setempat agar seluruh aspek pertanahan dapat diselesaikan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Lebih lanjut Kepala Bidang Pertanahan itu berharap dengan rampungnya status lahan untuk pengembangan Museum Purbakala ini, dapat memperkuat sarana dan prasarana kebudayaan, serta dapat meningkatkan fungsi museum sebagai pusat edukasi, pelestarian Sejarah kebudayaan daerah, dan menjadi ruang publik yang dapat memperkenalkan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat dan generasi mendatang.
















