
POHUWATO-NN- Di tengah kondisi kemarau yang masih melanda, Yayasan Rakyat Tuna Indonesia Maju (YR TIM) bersama sejumlah organisasi melakukan pendistribusian air bersih secara berkelanjutan.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama AHS Centre, FRM Foundation, IMM, HMI, PMII, Karang Taruna, KNPI, serta sejumlah wartawan.
Selain bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, hal ini juga bertujuan untuk meringankan beban pemerintah daerah dalam mengatasi badai kemarau berkepanjangan.
Zufrin Harun, sebagai koordinator mengatakan bahwa, sejak hari pertama hingga hari kelima pelaksanaan aksi sosial, YR TIM bersama organisasi kolaborasi telah mendistribusikan setidaknya 126.500 liter air bersih.
Menurutnya, bantuan tersebut telah menjangkau sedikitnya 693 kepala keluarga (KK) yang terdampak kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Alhamdulillah, aksi sosial kolaborasi ini sudah berjalan lima hari dan telah menjangkau kurang lebih 693 kepala keluarga yang menerima air bersih dengan total 126.500 liter,” ungkap Zufrin.
Lebih lanjut Zufrin menyampaikan, untuk mempercepat proses pendistribusian, kurang lebih tiga armada dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, aksi sosial tersebut tidak berhenti sampai di sini. Pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama kondisi kemarau masih berlangsung dan masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih.
“Kalau melihat kondisi yang ada, saat ini masih kemarau. Insyaallah, pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan hingga musim hujan tiba,” pungkasnya.
Terakhir Zufrin juga berharap, bantuan air bersih yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sekiranya bantuan air bersih ini dimanfaatkan dengan bijak oleh masyarakat, mengingat kondisi kemarau saat ini yang kita tidak bisa prediksi akan berakhir kapan,” imbuhnya.Mus


















