
NN, GORONTALO– Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membantah keras tudingan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, soal pertemuannya dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon.
Dalam sebuah video yang kini viral, Wali Kota Adhan Dambe seolah menuding Gusnar Ismail ‘mengompori’ Menteri Kebudayaan Fafli Zon terkait polemik pembongkaran salah satu Cagar Budaya di Kota Gorontalo.
Hal itu dibeberkan Gusnar Ismail saat berpidato pada rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Senin 7 September 2026.
“Demi Allah tidak ada niatan seperti itu,” tegas Gubernur Gusnar Ismail.
Gusnar Ismail menjelaskan, pertemuannya pertamanya dengan Fadli Zon bermula pada tanggal 25 Oktober 2025, jauh sebelum polemik Cagar Budaya di Kota Gorontalo.
“Pertemuan kedua saya dengan Menteri Fadli Zon beberapa minggu lalu. Itu semata-mata memperjuangkan Pahlawan Nasional dari Provinsi Gorontalo. Tidak ada urusan dengan Cagar Budaya,” tegas Gusnar Ismail.
Lebih jauh Gusnar Ismail menguraikan, yang terjadi pada saat dirinya berdiskusi dengan Menteri Fadli Zon, ketika dirinya memaparkan calon penerima gelar Pahlawan Nasional dari Provinsi Gorontalo, Menteria Fadli Zon menanyakan viralnya polemik di Gorontalo.
“Di Gorontalo lagi viral yah?, tanya Menteri Fadli ke Gusnar.
“Viral apa pak,” tanya Gusnar.
Selanjutnya Menteri Fadli menanyakan hal itu ke Dirjen dan Direkturnya di Kementerian Kebudayaan soal polemik Cagar Budaya di Gorontalo.
“Dirjen dan Direkturnya yang menjawab, bukan saya. Bahwa ini ada a.. b.. c.. d.. sampai Z. Lengkap,” kata Gusnar Ismail.
Kemudian kata Gusnar, Menteri Fadli memerintahkan untuk segera, merekonstruksikan ulang Cagar Budaya yang telah dibongkar kalau sudah turun anggarannya. Dan perintah kedua membicarakan kembali dengan pemerintah kota menyangkut Benteng Otanaha yang juga merupakan Cagar Budaya namun belum diproses karena masih ada bangunan-bangunan tambahan disekitarnya.
“Saya tegaskan, tudingan pak Wali Kota tidak benar. Itu hoakx, itu pembohongan publik,” tegas Gubernur Gusnar Ismail.


















