
NN.ID, GORONTALO- Tragedi kemanusiaan di Pulau Sumatra dan Aceh, telah merenggut 780 nyawa dan 564 hilang menurut data BNPB pada kamis 4 November 2025, bencana banjir dan tanah longsor ini bukan sekedar bencana alam biasa.
Skala, kompleksitas, dan kedahsyatan kerusakan alam kali ini mengisyaratkan adanya akumulasi masalah yang sangat serius dan perlu diungkap tuntas.
Oleh karena itu, dorongan dari Akademisi IAIN Gorontalo, yakni Kepala Pusat Audit, Dr. Sumarlin Adam, menyarankan agar Pemerintah Pusat segera melakukan audit ekologis dan infrastruktur yang komprehensif dan independen, sebagai upaya yang sangat tepat dan wajib direspons untuk melakukan upaya mitigasi agar bencana yang serupa dapat diminimalisir dimasa mendatang.
Desakan ini hendaknya dipandang bukan sebagai upaya mencari kambing hitam, melainkan sebagai bentuk tanggungjawab negara untuk melindungi rakyatnya di masa depan. Kerusakan masif dan terputusnya akses antarwilayah menunjukkan bahwa respons tanggap darurat saja tidak cukup. Dibutuhkan pencegahan berbasis kebijakan yang cerdas dan berkelanjutan.
Audit komprehensif menurut Sumarlin, perlu menelaah secara ilmiah terhadap berbagai faktor krusial. Pertama, soal tata kelola lingkungan terkait isu kayu gelondongan yang diduga memperparah kondisi. Kedua, kesiapan infrastruktur seperti drainase, tanggul, dan jalan dalam menghadapi intensitas hujan tinggi. Ketiga, penerapan tata ruang dan mitigasi bencana yang selama ini mungkin hanya berada di atas kertas.
“Jika bencana sebesar ini hanya dianggap semata-mata faktor cuaca, maka kita telah menutup mata terhadap potensi kelalaian kebijakan dan eksploitasi lingkungan yang tersembunyi,” urai Sumarlin.
Audit ini lanjut dia, adalah alat untuk menemukan akar masalah secara ilmiah dan mereformasi kebijakan agar tragedi serupa tidak terulang. Solidaritas dalam masa darurat memang penting, tetapi solidaritas sejati diwujudkan melalui kebijakan preventif yang menjamin keselamatan rakyat.
“Pemerintah Pusat harus menjadikan audit komprehensif ini sebagai agenda prioritas nasional untuk menjamin keselamatan rakyat dimasa mendatang,” pungkasnya.(nn)





















