
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Wilayah Kabupaten Boalemo kini mengalami musim panas. Akibatnya warga mulai kesulitan pasokan air bersih dan kekeringan pada areal lahan pertanian.
Maklum, Kabupaten Boalemo cukup terkenal sebagai daerah pertanian jagung yang luas. Nah, musim kemarau sedang melanda saat ini menimbulkan kecemasan bagi kalangan warga petani. Hasil pertanian umumnya jagung kini mulai merosot karena ancaman gagal panen.
Kondisi ini dirasakan di 7 wilayah kecamatan di Boalemo. Namun, parahnya kini amat dirasakan warga di wilayah Kecamatan Paguyaman Pantai.
Daerah terbilang dataran tinggi itu perlahan kesulitan air bersih. Seperti dialami warga Desa Apitalau dan Desa Lito.

Menyikapi kondisi itu, Kepala BPBD Boalemo, Roslina Karim bersama tim penanganan bencana berupaya keras menempuh solusi dengan berkoordinasi semua lintas. Meski dibawah keterbatasan anggaran, pihaknya mengupayakan pasokan air bersih dan kebutuhan lain masyarakat. Upaya itu sebagai wujud tanggungjawab moril melayani masyarakat yang terdampak cuaca kekeringan.
Adapun langkah ditempuh diantaranya menyediakan pasokan air bersih dan bantuan lainnya bagi masyarakat di Desa Lito, Apitalau dan wilayah lain terdampak kekeringan.(nn)




















