
NEWSNESIA.ID,BOALEMO – Asisten III Setda Boalemo, Rahmat Biya,S.Km,MM membuka Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pembangunan Industri Kabupaten Boalemo periode 2022-2042.
Kegiatan tersebut digelar Dinas Kumperindag, dihadiri Kepala Dinas Kumperindag yang di wakili Kepala Bidang Industri, Hengki Popalo, Tim Ahli serta perwakilan pimpinan OPD, Kamis (08/12/2022) di Grand Amalia Tilamuta.
Pada kesempatan itu Asisten III, Rahmat Biya menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tetap berkolaborasi.
“Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) merupakan bagian tidak terpisahkan dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017 – 2022,” jelasnya.
Rahmat menambahkan, berdasarkan aturan yang ditetapkan, bahwa akan diarahkan pada pengembangan industri unggulan.
“Dari beberapa aturan ditetapkan, telah mempertimbangkan potensi sumber daya daerah, keserasian dan keseimbangan dengan sosial ekonomi dan daya dukung lingkungan pembangunan industri Kabupaten Boalemo diarahkan pada pengembangan industri unggulan kabupaten,” tambahnya.
Terakhir, Rahmat berharap kepada peserta kegiatan agar dapat memahami rencana induk pembangunan Industri dan bisa memberikan tanggapan positif.
“Saya berharap, kepada peserta Focus Group Discussion dapat memberikan masukan terkait rencana induk Pembangunan Industri di Kabupaten Boalemo,” harap Rahmat Biya.(eca/nn)





















