
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Momentum tahun baru 2022 dimanfaatkan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memperkuat silaturahmi dengan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey dan jajaran, Selasa (4/1/2022).
Pertemuan silahturahmi ini terlihat semakin istimewa seiring hadirnya jajaran Forkopimda di dua provinsi ini. Gubernur Rusli ditemani istri Idah Syahidah yang juga Anggota DPR RI, Wakil Gubernur Idris Rahim, Sekdaprov Gorontalo, Danrem 133/NWB, Kabinda Gorontalo, Wakapolda Gorontalo, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, perwakilan Dalanal serta Dansatrad 224 Kwandang. Sementara dari sisi Gubernur Olly didampingi Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kapolda Sulut, Pangdam XIII Merdeka, serta perwakilan bupati/walikota.
Dalam sambutan masing-masing, baik Gubernur Rusli dan Gubernur Olly menganggap pertemuan ini silaturahmi sekaligus mempererat hubungan kekerabatan telah terjalin baik selama ini. Apalagi dalam sejarahnya, Gorontalo merupakan ‘adik kandung’ Provinsi Sulut, sebelum dimekarkan tahun 2000 sebagai daerah otonom baru.
“Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo tidak bisa dipisahkan dari sisi dua Provinsi, karena ada ikatan diantara kita. Contohnya kita masih punya Bank yang sama, yakni Sulut-GO, torang pe bank dan kami bersyukur akan hal itu,” ucap Olly.
Diakui Olly, kedatangan Gubernur Rusli bersama rekan-rekan Forkopimda menjadi tamu istimewanya di tahun ini. Ia pun bersyukur terjalin komunikasi yang baik sampai hari ini, sehingga dua daerah ini amat tentram karena silaturahmi di jalin betul-betul berjalan dengan baik. Tentunya harapan inilah yang akan di dorong terus dalam rangka mensejahterakan masyarakat Sulut dan Gorontalo.
“Senang sekali rasanya disambut begitu hangat oleh pak Gubernur Olly bersama jajaran Forkopimda di sini. Memang kita Gorontalo dengan Sulut sudah dipisahkan secara administrasi, tapi tali persaudaraan, kekeluargaan, kekompakan serta keakraban tetap terjaga,” timpal Rusli Habibie.
Rusli menambahkan tujuan kehadirannya tak sekedar silaturahmi biasa, tetapi didalamnya juga terdapat ikatan emosional yang kuat sebagai sesama saudara.
“Kita harus kompak dan bersinergi terutama dalam penanganan Covid-19. Saya tidak ada batas waktu dengan pak Olly, kita selalu komunikasi, waktu Covid-19 pertamakali Gorontalo mau PSBB, saya WA pak gubernur kami mau perbatasan pintu-pintu masuk kita tutup termasuk dari Sulut, kita saling komunikasi, saling meminta izin, walau saat itu kata pak Gubernur Sulut belum bisa PSSB, intinya kita komunikasikan,” ujarnya.
Agenda silahturahmi dilanjutkan penyerahan cindera mata dari Gubernur Rusli ke Gubernur Olly begitu pula sebaliknya. Acara diakhiri santap malam dan hiburan sederhana dengan tetap mematuhi Prokes, dan tamu undangan dibatasi.(adv)





















