
NEWSNESIA.ID, GORONTALO — Komisi I DPRD Kabupaten Pohuwato melakukan kunjungan kerja ke Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Jumat (2/10/2026). Kunjungan tersebut membahas sejumlah usulan program bidang transmigrasi dan ketenagakerjaan untuk 2027, termasuk langkah menghadapi musim kemarau di kawasan Transmigrasi Sandalan.
Dalam pertemuan tersebut, kondisi kekeringan menjadi salah satu perhatian utama. Musim kemarau yang melanda kawasan Sandalan berdampak pada ketersediaan air hingga berpotensi memicu gagal panen masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Pohuwato diarahkan untuk mencari langkah penanganan, termasuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Transmigrasi RI agar dapat memperoleh dukungan program bantuan pangan bagi masyarakat terdampak musim kering.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga mendorong adanya usulan kegiatan melalui Balai Transmigrasi Kementerian Transmigrasi RI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi.
Di bidang ketenagakerjaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia turut menjadi pembahasan. Kehadiran program pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) serta UPTP Kementerian Ketenagakerjaan RI diharapkan dapat membuka akses pelatihan dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Sementara untuk persoalan keterbatasan air, salah satu opsi yang didorong yakni pembangunan sumur suntik melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Zona Sulawesi, Kementerian PUPR RI.
Berbagai usulan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui sinergi pemerintah daerah dengan kementerian teknis, sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat kawasan transmigrasi, khususnya dampak musim kemarau, dapat ditangani secara bertahap.
Selain penanganan kebutuhan dasar, kolaborasi lintas instansi juga diarahkan untuk memperkuat program transmigrasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo.



















