
GORONTALO-NN– Meningkatkan potensi yang ada di desa bihe, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik II 2024 gelar kegiatan dengan tema Sosialisasi dan Pelatihan Produk Keripik Jagung Varian Sagela di Desa Bihe, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo.
Pelatihan ini diikuti lebih dari 20 warga Desa Bihe yang berlangsung di gedung Posyandu Desa Bihe (Posko KKNT) pada tanggal 5 September 2024.
Kegiatan ini dihadiri langsung Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mahasiswa Wila Rumina Nento, S. Pi., M. Si , Kepala Desa Bihe Parmin Bilo SH, Kepala Dusun Liawao Desa Bihe beserta Ketua T.P PKK Desa Bihe Ibu Cindri Kulu, S. PD., M. PD. GR
Kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang potensi jagung sebagai bahan pangan yang kaya nutrisi dan mudah diolah menjadi berbagai jenis produk. Setelah sesi sosialisasi, masyarakat diajarkan langsung oleh tim memasak dari mahasiswa KKN mengenai cara-cara praktis dalam mengolah keripik jagung varian sagela.
Program ini secara khusus menargetkan masyarakat yang ada di desa bihe untuk memanfaatkan jagung sebagai produk olahan yang lebih mumpuni.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
“Apalagi di Desa Bihe ini akan kedatangan Mentri Pariwisata jadi masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan keripik jagung varian sagela sebagai produk lokal dari desa ini,” tutur pemateri Yuniar Supu.
“Tidak hanya itu, masyarakat juga bisa berjualan keripik jagung varian sagela di tempat wisata “Botu Kapali River Tubing” Sebagai oleh-oleh khas desa bihe,” lanjut Yuniar Supu.
Keripik jagung dengan varian bumbu yang baru atau disebut varian sagela ini menjadi kunci untuk menciptakan daya tarik tersendiri bagi konsumen sehingga dapat menciptakan produk yang berbeda dipasaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kreatif dalam mengolah bahan lokal menjadi produk yang inovatif dan bernilai jual tinggi.(rls/NN)





















