
NEWSNESIA.ID GORUT – Pemerintah daerah diharapkan untuk dapat melakukan pengawasan terhadap ketersediaan pangan di daerah sejak dini. Mengingat pada April mendatang, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa.
Menurut Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Deisy S.M Datau, ketersediaan stok pangan di daerah akan sangat berpengaruh nantinya terhadap daya beli masyarakat dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa.
“Artian, ketika terjadi kelangkaan pangan, tentu ini mempengaruhi nilai jualnya, dapat saja harganya menjadi mahal karena stoknya sedikit,” jelasnya.
Otomatis, kata Deisy S.M Datau, ini akan mempengaruhi stabilitas dan ketidak nyamanan warga dalam menjalankan ibadah.
“Untuk itu, pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait untuk dapat melakukan monitoring dan evaluasi sejak jauh-jauh hari terhadap ketersediaan pangan di daerah ini,” kata Deisy S.M Datau.
Apalagi kondisi pandemi yang sampai saat ini belum juga berakhir, tentu aktivitas dan juga perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih.
“Sehingga ada keterbatasan warga, dan ini juga tentu harus menjadi perhatian bersama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat agar tidak berdampak luas,” tegasnya.
Selain itu juga kata Deisy, terhadap langkah-langkah strategis lainnya juga, tentu harus disiapkan mulai saat ini.
“Sehingga ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sudah ada langkah antisipatif yang dilakukan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya,” pungkasnya. (Rol)



















