
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Wardoyo Pongoliu mendorong para pencari kerja memanfaatkan program Magang Nasional yang saat ini tengah berlangsung maupun kesempatan bekerja di luar negeri.
Dirinya menyebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI saat ini telah membuka program Magang Nasional untuk ditempatkan di beberapa perusahaan yang sudah mendaftar sebagai mitra.
Sebagai informasi, saat ini, terdapat 51 perusahaan di Gorontalo yang sudah mendaftar. Kuota tambahan sebanyak 350 orang kembali diberikan, dan pemerintah daerah mendorong perusahaan lainnya untuk ikut serta karena seluruh fasilitasi dan insentif ditanggung oleh pemerintah pusat. Dan peserta yang lolos Magang Nasional akan mendapatkan tunjangan UMP selama 6 bulan.
“Kalau UMP kita Rp3,2 juta, maka selama enam bulan peserta sudah aman secara finansial. Tinggal bagaimana peserta mengambil hati perusahaan agar direkrut setelah magang,” jelasnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan peluang bekerja ke luar negeri seperti ke Jepang, Korea, dan Jerman.Program ini memungkinkan peserta bekerja di luar negeri melalui jalur resmi perlindungan pekerja migran.
“Ini bukan magang, tapi kerja dengan gaji tinggi dan penempatan resmi. Negara-negara tersebut membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia karena kita dikenal ramah, etis, dan mudah beradaptasi,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah desa juga didorong untuk ikut ambil bagian melalui alokasi dana desa guna membiayai minimal satu pemuda per desa untuk mengikuti program pelatihan kerja ke luar negeri. Dengan ratusan desa yang ada, peluang mengirim puluhan pemuda setiap tahun ke mancanegara terbuka sangat lebar.





















