Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Masa Depan Generasi dan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

by NN Indonesia
11 Maret 2024
in Opini
Reading Time: 4 mins read
f.antara

Oleh: Rostia Mile

Penulis adalah Aktivis Dakwah dan Aktivis Muslimah

 

            Lagi dan lagi kemiskinan masih menjadi problem kronis di berbagai belahan dunia. Sebagaimana yang dikatakan oleh Kepala Bappenas Suharso Monoarfa   Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) bahwa selama ini pemerintah menggunakan basis perhitungan masyarakat miskin ekstrem dengan garis kemiskinan sebesar US$ 1,9 purchasing power parity (PPP) per hari. Padahal secara global sudah US$ 2,15 PPP per hari. Pemerintah memperkirakan kemiskinan ekstrem bisa melonjak drastis pada penghujung tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni tahun 2024. Dimana  basis perhitungan penduduk miskin yang digunakan secara global berbeda dengan yang digunakan pemerintah selama ini.

Adapun jumlah anak di seluruh dunia yang tidak memiliki akses perlindungan sosial apa  pun mencapai sekiranya 1,4 miliar. Sebagaimana data dari lembaga PBB dan badan amal Inggris Save the Children. Hal ini dikarenakan anak di bawah usia 16 tahun tidak mempunyai akses perlindungan sosial yang membuat anak-anak lebih rentan penyakit, gizi buruk dan terpapar kemiskinan. Data tersebut dikumpulkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO), Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) dan Save the Children.

Bukan hanya itu, di Gorontalo sendiri angka kemiskinan untuk Provinsi Gorontalo berada pada angka 2,44%. Provinsi Gorontalo masih masuk pada lima besar provinsi termiskin di Indonesia. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan berat bagi pemerintah provinsi dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem. Di samping fiskal yang terbatas karena pembiayaan Pilkada, faktor lain seperti stunting dan inflasi juga memperberat pemprov dalam melakukan intervensi. Oleh karena itu penjagub meminta kerjasama dan koordinasi yang baik dari pihak pemerintah provinsi dan pemkab Boalemo.

Adapun Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya untuk menurunkan kemiskinan ekstrem di Provinsi Gorontalo ke angka 0 di tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh Penjagub Gorontalo, Ismail Pakaya pada roadshow rapat koordinasi dan evaluasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo, di aula pendopo kantor bupati Boalemo, Kamis (11/1/2024).

Akar Permasalahan dari Kemiskinan

Kemiskinan ekstrem menjadi problem dunia, menandakan adanya persoalan sistemik yang dihadapi dunia. Padahal berbagai cara strategis sudah pemerintah lakukan, tetapi hingga saat ini cara tersebut tidak menunjukkan hasil sesuai harapan, bahkan di beberapa wilayah justru mengalami peningkatan kenaikan kemiskinan ekstrem. Hal ini menunjukkan bahwa semua upaya yang dilakukan belumlah pas. Gagalnya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem adalah karena solusi yang ditempuh tidak menyentuh akar masalah.

Sejatinya sumber dari permasalahan ini adalah ketika adanya penerapan sistem kapitalisme di setiap aturan kehidupan. Selagi kapitalisme masih menghegemoni di berbagai negara, maka kerusakan dari segi sosial akan tetap ada. Inilah sebabnya ada istilah negara berpendapatan tinggi dan rendah. Karena itu tidak mengherankan pula ada julukan negara maju dan negara berkembang, dimana negara maju mengatur ekonomi global, sedangkan negara berkembang mengikuti aturan main yang ditetapkan negara maju selaku pengemban ideologi kapitalisme.

Akibatnya anak akan mengalami banyak problem kehidupan yang akan berpengaruh pada nasib dunia pada masa yang akan datang. Sebenarnya, jika kita cermati, ancaman kemiskinan ekstrem, gizi buruk, hingga kelaparan yang dihadapi anak-anak, bukan karena rendah atau tingginya cakupan tunjangan anak, melainkan lebih kepada penerapan sistem kapitalisme secara global. Sebagai contoh, di negara-negara berpendapatan rendah, tingkat cakupan tunjangan masih sangat rendah, yaitu sekitar 9%. Sementara itu, di negara-negara berpendapatan tinggi, 84,6% anak-anak telah tercakup dalam program tunjangan tersebut. Tunjangan rendah kerap dihadapi negara dengan pendapatan rendah.

Di sisi lain, perlindungan sosial bagi negara hari ini ibarat tambal sulam yaitu menyelesaikan permasalahan hanya pada sebagian saja. Sebagaimana sistem kapitalisme saat ini tidak akan mampu membuat generasi  sejahtera. Sistem ini memberikan kebebasan dari segala aspek kehidupan, mulai dari kegiatan sosial, politik hingga ekonomi, dimana para pengusaha dapat menguasai kebutuhan hidup rakyat termasuk menguasai sumber daya alam. Kondisi ini merupakan konsekuensi dari reinventing goveerment, dimana negara sebagai regulator. Hal ini menunjukkan banyak perusahaaan yang hanya mengambil untung, sementara rakyat akan hidup miskin, karena kondisi ini menjadi ancaman terhadap keselamatan generasi, dan masa depan bangsa.

Solusi dari Persoalan Kemiskinan

Jika persoalannya adalah sistem kapitalisme, Islam sebagai sistem kehidupan telah memiliki solusi sistemis dalam mengatasi kemiskinan ekstrem sekaligus menjaga generasi dari dampak kemiskinan ini. Islam mewajibkan Negara mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui berbagai mekanisme yang sudah ditetapkan dalam sistem islam. Melalui penerapan sistem Islam secara kafah, kemiskinan dapat dicegah dan diatasi. Kalaulah dalam pemerintahan Islam ada penduduk miskin, jumlahnya sangat minim. Hal ini pun juga akan teratasi dengan baik sebab dalam sistem Islam terdapat perintah dan anjuran agar harta kekayaan tidak beredar di kalangan orang-orang kaya saja. Anjuran untuk bersedekah dan kewajiban zakat bagi orang kaya akan memberikan keharmonisan dalam mencapai kesejahteraan. Jika masyarakat sejahtera dengan terpenuhinya kebutuhan asasi mereka, generasi akan terbebas dari bayang-bayang penyakit, kelaparan, gizi buruk, dan kemiskinan.

Perlindungan generasi menjadi prioritas Negara melalui berbagai kebijakan Negara. Karena hanya Islam yang mampu menyelesaikan kemiskinan ini. Sistem Islam yang sempurna memiliki jaminan agar kemiskinan bisa diselesaikan. Sebagaimana hal yang dilakukan : Pertama, negara menjamin terpenuhinya kebutuhan primer masyarakat. Hal itu dilakukan dengan mewajibkan laki-laki mencari nafkah untuk keluarganya. Apabila tidak bisa, kewajiban itu diserahkan pada kerabat dekat. Jika tidak ada kerabat dekat, baru akan diambil alih oleh negara. Masyarakat yang kaya akan didorong untuk membantu rakyat miskin. Mereka melakukannya atas dorongan keimanan.

Kedua, Islam akan membagi kepemilikan menjadi tiga, yaitu individu, umum, dan negara. Individu bebas mendapatkan harta asalkan caranya tidak melanggar hukum syarak. Kepemilikan umum, seperti SDA, akan dikelola negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat. Swasta dilarang memilikinya. Kekayaan negara akan dikelola oleh negara untuk keperluan kenegaraan.

Ketiga, negara wajib mendistribusikan kekayaan secara merata, seperti memberikan tanah pada siapa saja yang mampu mengelola. Keempat, pembangunan ekonomi akan bertumpu pada sektor riil. Dengan begitu, kekayaan yang ada itu asli, bukan sesuatu yang tidak ada, tetapi diada-adakan. Wallahu`alam bishowab…..(*)

Tags: Kemiskinan Ekstrem
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Next Post

Pani Gold Project Gelar Safari Ramadhan di Pohuwato

Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim saat mengikuti Rakor Persiapan Pengadaan ASN tahun 2024 di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/3/2024).(f.istmewa)

Tahun Ini, 63 PPPK Tenaga Kesehatan Diusulkan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Flamoria : 1 Sinergi, 1 Almamater!

3 hari ago
f.antara

Masa Depan Generasi dan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

2 tahun ago
f.ist

Dugaan Korupsi Proyek Command Center, Kejati Tetapkan Mantan Pj Gubernur Gorontalo Tersangka

8 jam ago
f.ist

Sembilan Tahun Perjuangan Transformasi IAIN Gorontalo Menjadi UIN Terwujud

7 hari ago
Lewat pembiayaan Pengadaian Syariah bisa dapat motor listrik dengan mudah. (dok. humas)

Ini Cara Mudah Dapat Motor Listrik Ala Pengadaian Syariah

4 tahun ago
f.ist

Gorontalo Masuk 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026

3 hari ago
F.Hms

Sambut Peluang Kerja Luar Negeri, Kadisnakertrans Gorontalo Terima Kunjungan PT Bhakti Persada Jaya

6 hari ago
f.ist

Akhirnya Warga Pulau Dudepo Nikmati Listrik

7 jam ago
f.ist

Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul

1 hari ago
Menteri Nusron Wahid

Kementerian ATR/BPN Siapkan Tanah Eks HGB di Kota Besar untuk Pembangunan Rumah Susun MBR

3 minggu ago

Terbaru

f.hms
Headline

Listrik Masuk Pulau Dudepo, Wagub; Tonggak Kemajuan!

by NN Indonesia
3 Agustus 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyebut penyalaan perdana listrik di Pulau Dudepo,...

f.ist

Akhirnya Warga Pulau Dudepo Nikmati Listrik

3 Agustus 2026
f.ist

Dugaan Korupsi Proyek Command Center, Kejati Tetapkan Mantan Pj Gubernur Gorontalo Tersangka

3 Agustus 2026
f.ist

Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul

2 Agustus 2026
f.hms

HUT RI ke 81 Tingkat Provinsi Gorontalo Dicanangkan di Bone Bolango

2 Agustus 2026

Flamoria : 1 Sinergi, 1 Almamater!

1 Agustus 2026
f.ist

Gorontalo Masuk 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026

1 Agustus 2026
Penyerahan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada hak milik, di saksikan Pimpinan PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) Pimpinan Kantor Badan Pertanahan dan Tim Pengurusan sertifikat Desa, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan. Kamis (30/7/26)

BJA Group Realisasikan Sertifikasi Lahan Warga Terdampak Pembangunan Jalan Akses Menuju Pelabuhan Lalape

31 Juli 2026
Bupati Saipul Mbuinga saat menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo

Bupati Saipul Mbuinga Terima Kunjungan Danlanal Gorontalo, Bahas Apa ?

30 Juli 2026
Pelepasan anak burung maleo hasil penangkaran ke hutan Cagar Alam Panua Pohuwato

Jaga Kepunahan Burung Maleo, Anakan Hasil Penangkaran Kembali Dilepas

30 Juli 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.