Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Masa HGU Habis, PTPN XIV Takalar Diminta Kembalikan Tanah Warga

by Editor
11 September 2023
in Headline, Sulsel
Reading Time: 3 mins read
Warga menuntut agar tanah mereka dikembalikan oleh PTPN XIV Takalar. (foto. bung cibal)

NEWSNESIA.ID – Jelang Berakhirnya Seluruh HGU PTPN XIV Takalar, Warga Kampung Beru Pasang Spanduk Peta HGU serta Meminta Tanah Mereka di Kembalikan Dengan Cara dikeluarkan dari HGU PTPN XIV.

Sabtu, 9 September 2023, puluhan warga Kampung Beru Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar mamasang spanduk di perkampungan yang berdekatan dengan lahan tebu milik PTPN XIV.

Spanduk yang dipasang oleh warga berisikan gambar peta yang memberikan informasi terkait HGU PTPN XIV yang telah dan akan berakhir.

Dari penjelasan yang terdapat pada spanduk berukuran 2×1,5 m diketahui bahwa luas HGU PTPN XIV adalah 6.782,15 ha yang mencakup 11 desa di Kecamatan Polombangkeng Utara dan Polombangkeng Selatan, dimana sebagian lahan HGU tersebut di klaim sebagai hak milik warga Polombangkeng.

Informasi lainnya yang tidak kalah penting adalah saat ini sebanyak 2.219,2 ha telah berakhir masa HGU nya sejak 23 Maret 2023 dan sisanya sebanyak 4562,95 ha akan berakhir pada 9 Juli 2024.

Tujuan pemasangan spanduk adalah sebagai papan informasi bagi warga terkhususnya warga Kampung beru.

“Spanduk ini adalah sumber informasi kepada seluruh warga Polombangkeng terkhususnya Kampung beru terkait masa berlaku HGU PTPN XIV. Warga berhak tau lahan-lahan mana saja yang terlah berakhir sejak 23 Maret 2023 dan mana yang akan berakhir pada 9 Juli 2024.” Jelas Iqbal dari KontraS Sulawesi yang terlibat pemasangan spanduk bersama warga Kampung Beru.

“Kenapa penting diketahui oleh warga, karena masa berakhirnya HGU PTPN XIV adalah momentum yang ditunggu-tunggu oleh warga. Sebab, harapan mereka masih besar untuk mendapatkan kembali tanah mereka yang telah di kuasai puluhan tahun oleh PTPN XIV.” Lanjutnya.

Dari pantauan dilapangan, terlihat warga yang tidak berkumpul di satu titik tapi malah tersebar. Hal ini tidak terlepas dari kedatangan aparat Polisi hingga TNI berpakaian lengkap.

Kabarnya, warga masih banyak yang agak trauma karena memori perjuangan sebelumnya yang memang tidak terpisah bahkan kerap kali bergesekan dengan pihak keamanan yang memposisikan dirinya sebagai pelindung dari perusahaan.

“Banyak yang masih takut-takut itu. Karena langsung ada na lihat Polisi sama Tentara. Masih teringat sekali dulu masa-masa banyak orang yang ditangkap bahkan ada juga ditembaki,” Penjelasan daeng Tonji salah satu warga Kampung Beru.

Melisa Kadiv Ekosob LBH Makassar menjelaskan kepada warga bahwa apa yang dilakukan oleh warga saat ini adalah tindakan yang sama sekali tidak melawan hukum bahkan dilindungi oleh undang-undang.

“Apa yang dilakukan oleh warga saat ini sama sekali tidak melanggar aturan. Itu jelas tertulis pada pasal 28 E ayat 3 UUD 1945 bahwa setiap warga Indonesia memiliki hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Apalagi jika kita lihat spanduk yang akan dipasang sifatnya hanya sebagai papan informasi,” Jelas Melisa kepada seluruh warga yang datang menyaksikan pemasangan spanduk.

Daeg Intan, salah satu warga Kampung Beru menjelaskan kepada warga bagaimana proses masuknya PTPN XIV sehingga bisa berkonflik dengan warga.

“Dulu itu terpaksa ki tahun-tahun 1978 di terima itu kontrak lahan karena takut ki saat itu sama pemerintah ta. Jadi diterima ki kontrak 25 tahun saat itu.Tapi ketika waktunya telah melewati waktu kontrak di tahun 2007 tapi masih belum pi juga keluar itu Tanah,” Kata Dg. Intang.

“Saat itu,warga banyak mi bawa amplop coklatnya yang dulu di kasi sama perusahaan saat kontrak lahan tapi malah dibilang palsu sama pihak PTPN XIV. Itu mi kenapa sampai sekarang malah tidak adapi tanahnya warga yang kembali kasian,” tambahnya.

Pemasangan spanduk yang di lakukan sekitar pukul 16.30 wita tidak hanya dihadiri oleh warga Kampung Beru. tapi juga di hadiri oleh puluhan mahasiswa dari Makassar.

“Kehadiran mahasiswa asal Makassar di tempat ini adalah sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan yang dilakukan oleh warga Polombangkeng terkhususnya Kampung Beru. Kehadirian kami juga untuk memberikan pesan kepada warga bahwa mereka tidak berjuang sendiri, tapi mahasiswa-mahasiswa di Makassar banyak yang mendukung atau bahkan siap terlibat berjuang bersama warga.” Tegas Ijul Ketua FMN Makassar.

Permintaan atau tuntutan warga adalah:

1.Kembalikan Tanah Warga Polombangkeng, Keluarkan Dari HGU PTPN XIV.
2.PTPN XIV Harus Menyesaikan Konfliknya Dengan Warga Sebelum Memperpanjang HGUnya.

Tags: PTPN XIVTakalarTanah warga
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms
Headline

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms
Headline

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
Next Post
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pohuwato. (f.ist)

Diduga Main Judi Online Saat Rapat, Begini Tanggapan Sekda Pohuwato

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat menyerahkan

BPNTD Kota Gorontalo Mulai Disalurkan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

2 hari ago
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

1 hari ago
Warga menuntut agar tanah mereka dikembalikan oleh PTPN XIV Takalar. (foto. bung cibal)

Masa HGU Habis, PTPN XIV Takalar Diminta Kembalikan Tanah Warga

3 tahun ago
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

3 hari ago
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

9 jam ago
Penandatanganan nota kesepahaman Penanganan PPKS Secara Terpadu bersama BAZNAS

Pemkab Pohuwato dan Baznas Teken MoU Penanganan PPKS Secara Terpadu

1 bulan ago
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

1 hari ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

1 hari ago
Foto bersama Bupati Saipul Mbuinga bersama pejabat kampus Unipo, dan perwakilan wisudawan

Hadiri Wisuda Sarjana Angkatan IV Universitas Pohuwato, ini Pesan Bupati Saipul Mbuinga

3 hari ago

Terbaru

Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS
Pemkab Pohuwato

Bupati dan Wabup Pohuwato Hadiri Pembukaan PENAS: Momentum Petani Perluas Wawasan

by Mustafa Dako
21 Juni 2026
0

Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS POHUWATO-NN- Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026...

Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 Juni 2026
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.hms

Gusnar Ismail ke Peserta PENAS: Selamat Datang di Gorontalo

20 Juni 2026
f.hms

KTNA Bahas Tuan Rumah PENAS 2029

19 Juni 2026
f.ist

Rusli Habibie Bangga Gorontalo Tuan Rumah Penas Petani Nelayan

19 Juni 2026
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, melepas 340 peserta kontingen Kabupaten Pohuwato yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo

Wabup Iwan Adam Lepas 340 Peserta Kontingen Pohuwato ke PENAS XVII

19 Juni 2026
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

19 Juni 2026
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

18 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.