Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Menyongsong Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19

by NN Indonesia
17 Juli 2020
in Headline, Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr. H. Abdul Wahid, M.A

 

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, M.A
(Muballigh dan Akademisi  Makassar)

Seluruh umat Islam di belahan dunia termasuk di Indonesia tidak lama lagi akan melaksanakan hari raya Idul Adha 1441 H /2020 M., yang diperkirakan jatuh pada akhir bulan juli ini, namun pelaksanaan Idul Adha tahun ini akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab dilaksanakan  pada saat fenomena pandemi COVID-19 belum melandai dari Indonesia.

Penyebaran virus COVID-19 masih sangat mengancam jiwa penduduk bumi khususnya di Indonesia saat ini, untuk itu sebagai bagian dari ikhtiar wajib hukumnya bagi umat Islam untuk tetap memaksimalkan diri dan keluarga agar terhindar dari bahaya virus tersebut, termasuk pada saat menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha tahun ini.

Pemerintah menghimbau agar masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (physical distancing).

Kalau kembali kita baca fatwa MUI pusat No. 14 tahun 2020 tentang panduan ibadah di tengah COVID-19, pelaksanaan ibadah bagi umat Islam di masa pandemi ini haruslah tetap memperhatikan kondisi ril daerah masing-masing.

Artinya jika daerah tersebut masih masuk kategori zona merah terkait penyebaran virus COVID-19, maka umat Islam dihimbau untuk melaksanakan shalat idul fitri dan Idul Adha di rumah bersama dengan keluarga masing-masing,  untuk menghindari terjadinya kerumunan  orang di satu tempat demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di tengah masyarakat.

Selanjutnya bagi daerah yang masuk kategori zona hijau, maka MUI membolehkan umat Islam untuk melaksanakan rangkaian Idul Adha di masjid atau lapangan dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan konsisten dan disiplin.

Melaksanakan ibadah dengan protokol kesehatan bukanlah hal yang baru atau aib bagi umat Islam dan tidak perlu dipermasalahkan, sebab kalau kita baca sejarah dimana Rasulullah Saw. masih hidup bersama sahabatnya, praktik ibadah dengan protokol tertentu telah dilakukan pada empat belas abad yang silam, karena Islam hadir disamping membawa misi rahmatan lil’alamin, dan juga dalam teknis beribadah tidak memberatkan kepada umatnya, sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an, “Sesungguhnya Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesukaran bagi kalian.” (al-Baqarah[2]:185).

Ada banyak contoh kasus kemudahan ibadah yang telah diatur dalam Islam pada saat kondisi tertentu sambil tetap menerapkan protokol tertentu, misalnya bagi mereka yang tidak bisa berwudhu dengan air disaat akan melaksanakan shalat wajib, maka diperbolehkan untuk menggantinya dengan bertayamum, bagi mereka yang tidak bisa shalat berdiri jika dalam kondisi sakit, maka boleh ia shalat dengan posisi duduk atau berbaring, dan bagi mereka yang sedang sakit atau dalam perjalanan jauh pada bulan ramadhan, maka diperbolehkan baginya untuk tidak berpuasa di bulan ramadhan tapi ia wajib menggantinya pada saat ia telah sembuh dan begitu seterusnya.

Menerapkan protokol dalam ibadah sebagaimana yang telah disebutkan di atas tidak akan mengurangi kualitas dan nilai pahala seorang muslim di sisi Allah Swt. sepanjang ibadah tersebut dilakukan dengan motivasi ikhlas karena Allah.

Demikian halnya saat sekarang ini, kondisi Indonesia  masih sangat mengkhawatirkan dengan bahaya yang diakibatkan oleh pandemi virus COVID-19, untuk itu penerapan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dihimbau oleh pemerintah tidak boleh diabaikan oleh masyarakat demi keselamatan kita bersama bahkan di dalam kacamata agama wajib hukumnya dipatuhi sebagaimana diinformasikan dalam al-Qur’an, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya, dan ulil amri di antara kamu”. (QS. an Nisa’ [4]:59).

Lebih jauh Nabi Saw. bersabda, “Barangsiapa yang melihat pada pemimpinnya suatu perkara yang dia benci, maka hendaknya ia bersabar, karena sesungguhnya barangsiapa yang memisahkan diri dari persatuan satu jengkal saja, kemudian ia mati, maka matinya dalam keadaan Jahiliyah”. (HR. Bukhari).

Jika kita hubungkan dengan kondisi saat ini, mungkin sebagian kita sebagai umat Islam terkesan “tidak setuju” dengan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah terkait dengan penerapan protokol kesehatan khususnya disaat melaksanakan ibadah, namun ketahuilah bahwa agama memerintahkan kita untuk tetap bersabar dalam arti harus mematuhinya demi kemaslahatan kita bersama di dunia dan menghindarkan diri kita dari matinya orang-orang Jahiliyah.

Pada prinsipnya, kita semua tidak ada yang menghendaki kondisi seperti saat ini, jadi perlu dihilangkan jauh-jauh dari pikiran kita bahwa fenomena virus COVID-19 adalah bagian dari konspirasi dari negara tertentu, anggapan ini justru kurang bijak dan sampai saat ini tidak memiliki dasar yang valid. Oleh karenanya perlu dipahami bahwa virus ini adalah bagian dari musibah kemanusiaan yang menimpa hampir seluruh penduduk bumi  saat ini yang harus kita hadapi dengan memaksimalkan ikhtiar, do’a dan tawakkal kepada Allah.

Oleh karena itu yang perlu kita lakukan saat ini di samping mematuhi protokol kesehatan adalah berusaha untuk meningkatkan imun dan iman kita masing-masing.

Dengan imun yang baik, maka tubuh kita akan dapat melawan virus tersebut secara alami dan dengan kualitas iman yang baik akan dapat menguatkan jiwa kita dalam menghadapi berbagai masalah termasuk fenomena pandemi virus COVID-19, tanpa adanya keseimbangan keduanya, maka sulit bagi kita dalam menghadapi virus yang amat mematikan ini. (*)

Tags: Di tengah Covid-19Idul Adha
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

170 Ribu Warga Gorontalo Terima Bantuan Pangan

18 Juni 2026
f.hms
Headline

Wagub Idah Ajak Generasi Muda jadi Duta Keramahan Sambut Peserta Penas Petani dan Nelayan

18 Juni 2026
f.hms
Headline

Gusnar Ismail Berhasil Jadikan Gorontalo Primadona Nasional

17 Juni 2026
Next Post
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo dr. Triyanto Bialangi menyampaikan perkembangan Covid-19. (foto:rinto)

Tetap Waspada, di Gorontalo Sudah 24 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Lahaji Haeder-(f.istimewa)

Jelang Alih Status ke UIN, IAIN Gorontalo Diterpa Isu Pungli

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Menyongsong Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19

6 tahun ago
Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

24 jam ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

6 jam ago
Foto bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama rombongan usai meninjau kesiapan Penas 2026

Penas XVII 2026 Siap Dihelat, Gubernur Gusnar: Bawa Berkah Bagi Rakyat Gorontalo

2 hari ago
f.hms

Gusnar Ismail Berhasil Jadikan Gorontalo Primadona Nasional

2 hari ago
f.ist

10 Merk Keju Cheddar Terbaik di Indonesia: Cocok untuk Segala Resep

2 tahun ago
f.hms

H-3, Persiapan Penas Tani dan Nelayan 95 Persen

2 hari ago
f.hms

Presiden RI Dijadwalkan Hadir pada Puncak PENAS 2026 di Gorontalo

1 minggu ago
Bupati Saipul Mbuinga saat menerima penghargaan WTP

Lagi! Pemda Pohuwato Berhasil Pertahankan Opini WTP

4 minggu ago
f.hms

Layanan Kesehatan di Lokasi PENAS Disiapkan

3 hari ago

Terbaru

Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)
Gorontalo

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

by NN Indonesia
19 Juni 2026
0

Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun...

Ilustrasi PT.Biomasa

BJA Group Taat Pajak dan Komitmen Dukung Perekonomian Daerah

18 Juni 2026
f.hms

170 Ribu Warga Gorontalo Terima Bantuan Pangan

18 Juni 2026
f.hms

Wagub Idah Ajak Generasi Muda jadi Duta Keramahan Sambut Peserta Penas Petani dan Nelayan

18 Juni 2026
f.hms

Gusnar Ismail Berhasil Jadikan Gorontalo Primadona Nasional

17 Juni 2026
Foto bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama rombongan usai meninjau kesiapan Penas 2026

Penas XVII 2026 Siap Dihelat, Gubernur Gusnar: Bawa Berkah Bagi Rakyat Gorontalo

17 Juni 2026
f.hms

H-3, Persiapan Penas Tani dan Nelayan 95 Persen

17 Juni 2026
f.hms

Pemprov Gorontalo Siapkan 5.000 Polopalo untuk Suvenir PENAS 2026

16 Juni 2026
f.hms

Layanan Kesehatan di Lokasi PENAS Disiapkan

16 Juni 2026
f.hms

Peserta PENAS Mulai Berdatangan

16 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.