
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo kini memiliki jargon baru sebagai identitas organisasi dalam memperkuat budaya kerja dan pengawasan yang berintegritas.
Jargon tersebut adalah “MO’AWASI”, dengan tagline “Huyula dalam Pengawasan, Integritas dalam Pengabdian.” Jargon ini lahir melalui sayembara yang melibatkan seluruh unsur pegawai Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga magang.
Sayembara tersebut diikuti tujuh peserta, terdiri atas lima PNS, satu PPPK, dan satu tenaga magang. Masing-masing peserta mempresentasikan slogan atau jargon hasil kreativitas mereka di hadapan pegawai di Aula Integritas Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo.
Dari tujuh jargon yang dipresentasikan, tiga finalis kemudian dipilih melalui voting atau polling WhatsApp. Ketiga finalis tersebut selanjutnya diseleksi oleh Inspektur untuk menentukan jargon yang akan menjadi identitas organisasi.
Hasilnya, MO’AWASI ditetapkan sebagai jargon Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo.
MO’AWASI merupakan akronim dari tujuh nilai utama, yakni Mandiri, Objektif, Akuntabel, Wibawa, Amanah, Sinergis, dan Integritas.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi rangkaian kata, tetapi dapat menjadi pedoman dalam membangun budaya kerja, memperkuat pelaksanaan pengawasan, mencegah penyimpangan, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.
Sementara tagline “Huyula dalam Pengawasan, Integritas dalam Pengabdian” membawa semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pengawasan. Nilai huyula yang identik dengan budaya gotong royong Gorontalo dipadukan dengan komitmen integritas dalam menjalankan pengabdian kepada daerah.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para peserta, hadiah bagi pemenang sayembara diserahkan dalam apel rutin Senin pagi. Penyerahan hadiah diwakili oleh Inspektur Pembantu (Irban) III, Siti Huntoyungo.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, inovasi, dan integritas di lingkungan Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo.
Dengan hadirnya MO’AWASI, jargon tersebut diharapkan menjadi identitas yang terus melekat dalam pelaksanaan tugas pengawasan serta mendorong setiap pegawai untuk bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas.


















