
NEWSNESIA.ID, GORONTALO UTARA – Upaya mempercepat transformasi dan kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi terus diperkuat. Tim Ekspedisi Patriot berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar pelatihan sociopreneurship serta inovasi usaha budidaya lebah madu Trigona bagi warga transmigrasi di Cempaka Putih, Kecamatan Sumalata.
Pelatihan tersebut dirancang untuk membekali masyarakat transmigran agar mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program ini, warga didorong untuk mengembangkan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan.
Perwakilan Tim Ekspedisi Patriot, Johny Alfian, menjelaskan bahwa budidaya lebah tanpa sengat atau stingless bee (Trigona) dipilih karena relatif mudah dipelihara, memiliki permintaan pasar yang tinggi terhadap produk madu dan propolis, serta sangat sesuai dikembangkan di kawasan pedesaan dan transmigrasi.
“Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, dan Tim Ekspedisi Patriot, kami ingin masyarakat transmigran di Cempaka Putih, Sumalata, tidak hanya mandiri secara pangan, tetapi juga memiliki daya saing ekonomi kreatif melalui pemanfaatan hasil hutan bukan kayu seperti madu Trigona,” ujar Johny.
Tidak hanya mendapatkan materi teknis mengenai budidaya lebah Trigona, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pemecahan koloni (splitting colony), pengelolaan pakan, teknik panen yang higienis, hingga pengemasan produk dan pemenuhan aspek legalitas agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan konsep sociopreneurship yang menekankan pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan, manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital.
Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendorong pemberdayaan masyarakat transmigrasi melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber-sumber ekonomi baru yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi kawasan transmigrasi.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini dapat menjadi model percontohan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal, kawasan transmigrasi Cempaka Putih, Sumalata, diharapkan berkembang menjadi sentra budidaya lebah Trigona sekaligus pusat lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mandiri dan sejahtera di Kabupaten Gorontalo Utara.





















