
NEWSNESIA.ID, GORUT – Pelabuhan Anggrek terhitung sejak Selasa (28/9/2021) resmi dikelola oleh PT. AGIT sebagai pemenang proyek Pengelolaan Pelabuhan Anggrek dengan skema pendanaan kreatif non APBN melalui KPBU.
Terkait dengan hal tersebut, Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin yang juga hadir pada peresmian pengelolaan Pelabuhan Anggrek yang diselenggarakan secara daring dengan diikuti Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Wakil Ketua DPR-RI, Rachmat Gobel, menyambut baik akan mulai dikelolanya pelabuhan tersebut untuk pengembangan ke depan.
Menurutnya, dengan dikembangkannya pelabuhan peti kemas tersebut. Dan untuk itu atas pengembangan yang dilakukan tersebut, kedepan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama perekonomian masyarakat.
“Dari pengembangan Pelabuhan Anggrek tersebut, tentu Kabupaten Gorut akan merasakan dampaknya secara langsung, daerah kita akan semakin berkembang, terutama perekonomian masyarakat, terlebih masyarakat di wilayah pelabuhan yang disiapkan sebagai salah satu pelabuhan penyangga perekonomian di Indonesia Timur, khususnya bagian utara Indonesia. Sangat menguntungkan Gorut khususnya,” kata Indra Yasin.
Selain itu kata Indra Yasin, terhadap pengembangan Pelabuhan Anggrek tentunya akan memberikan multiplayer effect terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi Kecamatan Anggrek masuk dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga akan saling berkaitan dalam upaya mendukung laju pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Kita di Gorut sangat beruntung dengan dikembangkannya pelabuhan yang memang telah menjadi pintu gerbang impor dan ekspor barang ke dalam dan dari Indonesia ke luar lewat Provinsi Gorontalo,” terangnya.
Selebihnya, Indra berharap, dalam pengelolaannya, pihak PT AGIT dapat memanfaatkan peran tenaga kerja lokal. Sehingga, keberadaan pelabuhan itu benar-benar memberikan manfaatkan kepada masyarakat, khususnya di sekitar pelabuhan.(Adv/Rol)

























