
GORONTALO-NN– Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia (KPMI) Banggai Kepulauan (Bangkep) Provinsi Gorontalo menggelar seminar bertajuk ‘Mewujudkan KPMI Bangkep yang Berkualitas dan Unggul’, di Aula Fisip Unisan Gorontalo, Sabtu (25/11/2023).
Irfan Kahar, Kabid Kaderisasi Penalaran dan Keilmuan mengungkapkan, Seminar KPMI Bangkep adalah salah satu program dari kepengurusan KPMI Bangkep Provinsi Gorontalo Periode 2022-2023 terkhusus proker Dari Bidang 1 atau kaderisasi penalaran dan keilmuan.
“Proker seminar KPMI Bangkep yang bertemakan ini bertujuan untuk mencapai cita-cita besar organisasi yang sudah dicitakan dahulu para pendiri organisasi begitupun dengan harapan regenerasi kader KPMI Bangkep saat ini. Maka dengan melewati kegiatan ini dapat menumbuhkan arah semangat organisatoris yg berlandaskan montolutusan dalam pencapaian organisasi KPMI Bangkep yang berkualitas dan unggul,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KPMI Bangkep Periode 2022-2023 Wardi Sugala mengatakan,
bicara organisasi bukan cuma kuantitas namun berbicara juga tentang bagaimana kualitas orang orang yang ada didalamnya.
“Karna kuantitas tanpa kualitas tak ada artinya, dan kualitas tanpa kuantitas pun belum bisa berjalan dengan optimal maka dari itu antara kuantitas dan kualitas harus berjalan beriringan agar bisa mewujudkan organisasi KPMI Bangkep yang berkualitas dan unggul sesuai dengan tema seminar,” papar Wardi.
Begitupun sambutan Dewan pembina Organisasi KPMI Bangkep Muchlis Huntua, S.Ag., M.Si, sekaligus narasumber pertama dengan Topik Dengan Topik “Makna Filosofi Montolutusan Dalam Menciptakan KPMI Bangkep Berkualitas”.
“Pemaknaan montolutusan merupakan kesadaran kritis sebagai warga Tano Babasalan yang memiliki keterikatan historis dan emosional. Maka nilai nilai persaudaraan menjadi sangat penting dirawat, juga dijaga. Persaudaraan dapat diartikan sebagai kesatuan darah, yang menyatukan Banggai laut dan darat,” jelas Muchlis.
Lebih lanjut Plt. Wakil Rektor I Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo ini berharap kedepan akan lahir generasi pemimpin yang merefleksikan karakter lokal semangat montolutusan di Tano Babasalan dan dimanapun kader Bangkep berada.
Astrisno Masso, A. Md, S. AB Dewan Pembina Organisasi KPMI Bangkep saat memberikan materi menyampaikan beberapa hal penting terkait eksistensi organisasi.
“Melihat kondisi Mahasiswa KPMI Bangkep di Provinsi Gorontalo rupanya banyak kebutuhan mahasiswa yang blum terpenuhi atau disentuh oleh pemerintah diantaranya adalah mengenai beasiswa daerah, sekretariat permanent, serta jalur transportasi dari daerah ke Gorontalo masih blum ter -fasilitasi,” ungkapnya.
Kesepan kata Astrisno, peelu didorong ada jalur khusus laut dari Banggai Kepuluan sampai ke Gorontalo.
“Contohnya adanya Tol Laut yang harus diadakan oleh Pemda Bangkep dan ini semua adalah bentuk harapan bagi mahasiswa Banggai Kepuluan yang berkuliah di Gorontalo, maka dengn adanya kader kader KPMI Bangkep yang berkontribusi di legislatif kedepan, minimal ada usha perjuangan yang berkelanjutan demi kemajuan organisasi tentunya bagi seluruh mahasiswa Bangkep maka ini perlu kita perjuangankan bersama,” tegasnya.(rls/NN)





















