
NEWSNESIA.ID – Pelaksanaan pasar senggol yang diadakan di setiap pertengahan bulan Ramadan hingga malam hari raya idul Fitri banyak dinantikan oleh semua orang.
Pasar Rakyat Ramadan, sebutan lain untuk Pasar Senggol, menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial selama menjelang Idul Fitri.
Pelaksanaan pasar senggol yang ada di provinsi Gorontalo tersebar di beberapa wilayah. Yakni di pusat pertokoan Kota Gorontalo juga di Kecamatan Telaga dan Limboto Kabupaten Gorontalo.
Seperti pelaksanaan pasar senggol di tahun-tahun sebelumnya, pasar senggol ini sangat ramai dan banyak dipadati pengunjung. Tentu saja tingkat keramaian itu akan berdampak pada tingkat kriminalitas yang berdampak pada stabilitas Kamtibmas.
Untuk itu, Polda Gorontalo mengerahkan pasukan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas selama pelaksanaan pasar senggol berlangsung.
Polda Gorontalo dalam hal ini mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan berbagai upaya preventif untuk menghindari gangguan keamanan.
“Kami mengajak masyarakat dan pedagang untuk proaktif dalam menjaga keamanan dan tidak terlibat dalam aksi-aksi yang dapat mengarah pada perbuatan pidana,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga akan memberikan himbauan kepada pengelola pasar untuk menghindari perselisihan terkait lahan parkir, yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kendaraan pengunjung untuk mencegah aksi pencurian, yang sering kali meningkat saat pasar ramai pengunjung.
“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama Pasar Senggol berlangsung,” harapnya.
Dengan adanya pengamanan yang ketat dan kerjasama dari seluruh pihak, diharapkan Pasar Senggol tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat yang berkunjung.























