
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong para petani muda agar lebih produktif dan berinovasi dalam memajukan sektor pertanian.
Hal ini Idah sampaikan saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Gorontalo periode 2025–2030 yang digelar di Gedung Yiladia Kota Gorontalo, Selasa malam (12/8/2025).
Dirinya mengaku bangga seluruh pengurus TMI yang dilantik merupakan anak-anak muda generasi Z. Hal ini menjadi tanda bahwa semangat generasi muda memajukan sektor pertanian mulai bangkit.
“Sektor pertanian ini kita tahu selalu identik dengan generasi yang lebih tua. Banyak orang tua yang sukses di bidang ini, namun sayangnya generasi penerusnya enggan melanjutkan usaha tersebut. Nah. Ini saatnya generasi muda kembali ke desa, membangun desa melalui sektor pertanian dengan inovasi,” kata Idah.
Ia menekankan bahwa pertanian adalah tulang punggung kehidupan masyarakat Gorontalo yang memiliki potensi besar, mulai dari padi, jagung, hortikultura, hingga perikanan darat. Potensi ini, lanjutnya, bukan hanya menjadi sumber pangan tetapi juga sumber penghidupan bagi banyak keluarga.
Wakil Gubernur berharap, pengurus yang dilantik dapat bekerja nyata di lapangan, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, memberikan masukan yang membangun, memotivasi generasi muda, serta memperkuat solidaritas antarpetani. Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Gorontalo untuk mendukung pemberdayaan petani, termasuk melalui dorongan penggunaan teknologi pertanian modern.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum TMI Pusat Don Muzakir, menjelaskan bahwa TMI hadir untuk menjadi garda terdepan membina petani hingga pelosok desa. Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, pemerintah tengah menggalakkan inovasi pangan, salah satunya melalui program Brigade Pangan yang memberikan kemudahan akses alsintan dan bantuan sarana pertanian.
“Kini, Gorontalo menjadi provinsi ke-29 yang memiliki pengurus TMI. Tugas kita bukan sekadar menggelar seminar, tapi turun langsung ke desa, membentuk organisasi hingga tingkat desa, membina kelompok tani, dan menyampaikan persoalan mereka kepada pemerintah,” ucapnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan petani muda Gorontalo sekaligus memperkuat peran TMI dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian petani di daerah.



















