
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo mengadakan audience dengan BPBD Provinsi Gorintalo di ruang kerja bupati, Senin (11/07/2022).
Audience tersebut berkaitan penanganan bencana terjadi di daerah, dimana hal itu sudah menjadi kerjasama pemerintah pusat, provinsi serta pemerintah daerah.
Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli Wahjudewey Nusi menyampaikan, penanganan bencana terdiri dari tiga ketegori, yaitu pra, tanggap, dan pemulihan.
Untuk penanganan tanggap darurat kata Rusli, sudah menjadi tanggung jawab masing-masing daerah.
“Kalau tugas-tugas tanggap darurat, kami bersepakat jadi tanggung jawab masing-masing daerah. Jadi kami mohon dukungan Penjabat Bupati, sebab BPBD Provinsi hanya bisa memback up adanya laporan kejadian bencana yang terjadi,” harap Rusli.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, soal pemulihan pasca bencana, sangat membutuhkan anggaran yang besar, BNPB Pusat telah mengambil bagian dalam pemulihan ini, karena daerah tidak mampu membiayai upaya pemulihan.
“Kalau dulu kita dapat bantuan hibah itu gampang saja. Untuk Kabupaten Boalemo ada 1 dokumenn belum terpenuhi dalam istagitupasna, inilah maksud kunjungan kami datang ke Boalemo,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Bupati Boalemo, Dr. Drs. Hendriwan, MSi merespon baik kunjungan BPBD Provinsi Gorontalo sekaligus menginstrusikan instansi teknis dapat menindaklanjuti.
“Penanganan bencana yang nantinya akan terjadi di daerah. Semoga apa yang disampaikan BPBD Provinsi Gorontalo segera ditindaklanjuti sesuai kesepakatan BNPB Pusat, BPBD Provinsi dan kepala BPBD di kabupaten/kota,” tegasnya.(eca/nn)



















