
NEWSNESIA.ID, GORONTALO — Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, melakukan kunjungan ke Provinsi Gorontalo, Rabu (9/9/2026).
Kedatangan Wakil Menteri P2MI tersebut disambut oleh Wakil Gubernur Gorontalo Dra. Hj. Ida Syaidah Rusli Habibie, SH., MH., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo turut hadir dan menerima kedatangan Wakil Menteri P2MI sebagai bagian dari jajaran pemerintah daerah yang memiliki peran strategis dalam bidang ketenagakerjaan, termasuk dalam mendukung upaya pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gorontalo.
Kunjungan Wakil Menteri P2MI ke Gorontalo menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan serta pelindungan bagi pekerja migran berjalan secara optimal.
Wakil Menteri Dzulfikar Ahmad Tawalla disambut dalam suasana penuh keakraban oleh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kehadiran Wakil Gubernur bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta perangkat daerah terkait menunjukkan adanya dukungan lintas sektor terhadap agenda pelindungan pekerja migran.
Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo turut mengambil bagian dalam agenda tersebut sebagai bentuk komitmen daerah untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada calon pekerja migran maupun PMI yang berasal dari Provinsi Gorontalo.
Pelindungan PMI menjadi perhatian penting pemerintah, terutama dalam memastikan masyarakat yang bekerja di luar negeri memperoleh hak, kepastian hukum, serta perlindungan sejak proses persiapan dan pemberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, hingga kembali ke daerah asal.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong penempatan PMI yang aman, prosedural, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi juga terus didorong untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait prosedur bekerja ke luar negeri. Hal tersebut penting sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penempatan pekerja migran secara nonprosedural yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan.
Kehadiran Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, di Gorontalo diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sekaligus membuka ruang koordinasi yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelindungan PMI.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memastikan masyarakat Gorontalo yang memilih bekerja di luar negeri mendapatkan informasi, pelayanan, dan pelindungan yang memadai.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Forkopimda, serta perangkat daerah terkait, upaya mewujudkan tata kelola pekerja migran yang aman dan berkeadilan diharapkan dapat terus diperkuat.



















