
NEWSNESIA.ID, GORUT- Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) ditargetkan masuk dalam daerah inovatif tahun 2021 ini.
Sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Gorut, Thariq Modanggu usai memimpin rapat koordinasi soal daya saing daerah, inovasi daerah juga pengembangan potensi desa di Aula Tinepo, Kantor Bupati Gorut yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gorut, Rabu (22/9/2021).
Dimana, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah itu dituntut minimal memiliki 1 inovasi yang dilahirkan. Inovasi kaitan dengan terobosan-terobosan yang dilakukan dalam rangka mempermudah pelayanan dimasing-masing OPD.
“Target kita, sebagaimana yang saya sampaikan tadi (hari ini), adalah Kabupaten Gorut itu, tahun 2021 harus menjadi daerah yang inovatif,” tegasnya.
Tentu, predikat disclaimer yang didapat Gorut dari penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2021 untuk inovasi daerah tahun 2020, merupakan pengalaman buruk yang ke dapan harus dibenahi untuk lebih baik.
“Sehingga untuk tahun ini, kita harus menjadi daerah inovatif, dengan demikian tahun depan kita bisa dinilai oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) minimal predikat daerah inovatif,” terangnya.
Oleh karena itu, Thariq Modanggu meminta pihak Bappeda untuk membuat roadmap perencanaan Kabupaten Inovatif tahun 2021.
“Jadi, semua dalam dokumen perencanaan itu harus dicantumkan,” paparnya.
Selanjutnya, guna mendukung roadmap perencanaan Kabupaten Inovatif, Wabup meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah itu untuk menyusun draft inovasi.
“Kalau draft inovasi dari setiap OPD sudah tersusun, nantinya kita kembali melakukan pertemuan untuk membahas mengenai pelaksanaan workshop inovasi dengan mengumpulkan semua perencanaan yang sudah dibuat oleh OPD,” terang Thariq.
Sementara untuk penganggaran terkait inovasi daerah tahun 2022, Thariq berharap dengan kondisi saat ini persiapan pembahasan KUA-PPAS APBD 2022, sehingga wajib harus disiapkan anggaran untuk program inovasi yang nantinya dilaksanakan.
Perlu diketahui, rapat tersebut menghadirkan pembicara dari unsur Pemerintah Provinsi Gorontalo, unsur perguruan tinggi, dan pihak Bappeda Gorut. Ini dalam rangka memberikan penguatan-penguatan untuk meningkatkan daya saing daerah.(adv/erol)























