
NEWSNESIA.ID, GORUT – Sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara (Gorut) mengalami gagal panen akibat lahan sawah terendam banjir sejak beberapa minggu lalu.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Gorut, Lukum Diko, yang prihatin dengan kejadian tersebut, hingga ia menanyakan keseriusan Pemerintah Daerah Gorut dalam penanganan banjir.
“Jadi ini bukan lagi bicara soal banjir, karena bicara banjir itu musiman. Akan tetapi bencana yang saat ini terjadi, itu sudah setiap hari dirasakan oleh petani maupun masyarakat Anggrek yang berada di Desa Ilangata,” Kata Lukum, Senin, (27/9/2021).
Hal ini ia katakan karena melihat salah satu video yang beredar dimasyarakat, yang mana terlihat masyarakat Anggrek yang menaiki perahu di area persawahan, dan merupakan penanda bahwa petani akan gagal panen.
“Tanaman padi warga yang tinggal beberapa hari lagi panen, mengalami gagal panen akibat terendam air,” kata Lukum.
Kondisi tersebut menurutnya akan berdampak dalam faktor ekonomi para petani di Kecamatan Anggrek, yang hanya mengandalkan sawahnya untuk mata pencaharian.
“Maka hal ini akan sangat berdampak kepada kehidupan mereka sehari-hari,” ucapnya.
Dengan hal tersebut, ia meminta kepada pemerintah daerah agar menseriusi penanganan banjir yang ada di Gorut khususnya di Kecamatan Anggrek, karena hal tersebut telah disampaikannya, mengingat kejadian ini dari tahun ke tahun selalu terulang.
“Saya berharap agar pemerintah daerah dalam hal ini Bupati, untuk memperhatikan hal ini, karena kami tau bupati orang yang sangat peduli terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Lagi-lagi Bupati harus serius!,” tutupnya. (Adv/Rol)






















