
NEWSNESIA.ID, BONE BOLANGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) mengalami perubahan struktur kepengurusan. Itu terjadi sejak 21 Agustus 2021 lalu.
Dalam perubahan itu menetapkan nama H. Imran Ahmad, SE.MM resmi menggantikan posisi H. Tahir S. Badu. Di mana, sebelumnya Tahir S. Badu dipercaya Ketua DPC Gerindra Bone Bolango yang kini menempati kursi anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango periode 2019-2024.
Perubahan struktur kepengurusan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Nomor 08-0172/Kpts/DPP-GERINDRA/2021, ditandatangani langsung Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum, H. Prabowo Subianto.
Dalam poin pertama keputusan itu menegaskan mencabut SK DPP Partai Gerindra Nomor 08-0170/Kpts/DPP-GERINDRA/2017 tanggal 15 Agustus 2017 tentang Susunan Personalia DPC Partai Gerindra Kabupaten Bone Bolango dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
Adapun struktur kepengurusan DPC Partai Gerindra Bone Bolango yang baru terdiri dari Ketua H. Imran Ahmad, SE.MM, Sekretaris Andris A. Makmur, Sip, Bendahara Erik D. Sabubu dan sejumlah wakil ketua yakni, H. Tahir S. Badu, Hartomo A. Daaliuwa, S.Hut, H. Husin Mahmud, SH, Sumarto Islim, SPd, Drs. H. Zainal Abdi Ilolu, MSi, Criskaf Andi Alam Taha, Iwan Bau, SPd, Frits Samon, Milan Amrullah, dan H. Zainudin Hasiru.
Ketua DPC Gerindra Bonbol, Imran Ahmad diwawancara newsnesia.id mengatakan bahwa penetapan pengurus diawali pendaftaran hingga menjalani fit and proper test di tingkat DPP Partai Gerindra.
“Pendaftaran ada 4 calon. Masing-masing Pak Tahir S. Badu, Syamsir Kiayi, Budiyanto Lahay dan Saya. Sampai akhirnya tersisa tinggal 2 calon, yakni Saya dan Pak Tahir S. Badu. Selanjutnya DPP Partai Gerindra menetapkan saya sebagai Ketua DPC Gerindra Bone Bolango dan Pak Tahir S. Badu Ketua OKK yang juga Wakil Ketua,” jelas Imran Ahmad.
Ditanya apa saja target menghadapi momentum politik kedepan? Imran mengaku tak ingin takabur. Menghadapi hajatan Pileg 2024, ia punya hasrat bisa menambah kursi di DPRD Bone Bolango dari hasil torehan Pileg 2019. Minimal bisa mencapai 6 kursi dengan target 2 kursi tiap daerah pemilihan (Dapil) yang ada.
“Itu juga bagian dari visi dan misi saya ketika menjalani fit and proper test,” terang mantan Wakil Ketua DPRD Bonbol periode 2009-2014 tersebut.(nrt/nn)



















