
NEWSNESIA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Wiwin Pajiu, mendukung pembangunan sumur warga Dusun Polato Desa Molantadu Kecamatan Tomilito.
Sejumlah bahan seperti Semen dan Besi akan segera didistribusikan untuk menyahuti dan mendukung upaya warga mencegah terjadinya kekurangan air bersih di wilayah itu.
Wiwin Pajiu, mengatakan sumur itu baru digali oleh warga belum lama ini, karena sumur-sumur yang ada di Dusun Polato sudah mulai mengering dan debit airnya tidak lagi mencukupi kebutuhan untuk warga sekitar.
Penggalian sumur itu kata Wiwin, awalnya menggunakan alat berat yang dibiayai melalui patungan bersama warga dan dilanjutkan dengan penggalian manual karena sudah mendapati bebatuan.
“Alhamdulillah setelah kami cek airnya jernih dan debitnya cukup banyak,” kata Wiwin, usai meninjau lokasi galian sumur warga di Dusun Polato Desa Molantadu bersama Camat Tomilito, Rafiq Rahmola, Kamis (13/8/2026).
Selain airnya jernih, distribusi ke pemukiman warga juga kata Wiwin, bisa sangat hemat, Air dipancing mesin pompa, selanjutnya dapat mengalir sendiri tanpa pompa lagi. Saat ini sudah ada 3 titik yang memanfaatkan air dari sumur itu.
“Tidak banyak yang bisa saya bantu untuk mendukung upaya warga yang ada di Dusun Polato, Insyaallah besok semen dan besi sudah ada dilokasi, agar pengecoran pinggiran sumur bisa segera dilakukan sehingga sumber air yang baru ini bisa segera diamankan dan dimanfaatkan,” imbuh Wiwin.
Wiwin, berharap dengan adanya sumur baru itu, kebutuhan air bersih warga yang ada di Dusun Polato menghadapi musim kemarau saat ini tercukupi.
Wiwin, juga akan menyuarakan keberadaan sumur tersebut kepada pemerintah daerah, agar sumur itu bisa diintervensi program, sehingga sumur itu bisa dimanfaatkan lebih lama dan bisa menjangkau lebih banyak warga.

Pada kesempatan yang sama, Camat Tomilito, Rafiq Rahmola, mengaku sangat bersyukur pembangunan sumur yang dilakukan oleh warga itu mendapat dukungan dari Anggota DPRD Gorontalo Utara Dapil Tomilito.
“Alhamdulillah ada Ibu Wiwin Pajiu salah satu aleg dari partai Hanura yang respect, sehingga besok bahan untuk pembuatan sumur itu akan diantar,” kata Rafiq.
Diaku Rafiq, 10 dari Desa yang ada di Kecamatan Tomilito rawan kekeringan dan saat ini 7 diantaranya sudah mengalami kekeringan termasuk Desa Molantadu.
“Sesuai perintah Pak Bupati, Kecamatan Tomilito juga sudah ditetapkan BPBD sebagai Darurat Bencana. Alhamdulillah dengan adanya sumur baru ini, diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat terhadap ketersediaan air bersih khususnya yang ada di Dusun Polato,” imbuh Rafiq. (***)

















