
NEWSNESIA.ID – Revitalisasi Kawasan Pasar Tua di Kota Gorontalo telah resmi dimulai, Sabtu (29/1/2022). Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Ground Breaking oleh Wali Kota Marten Taha.
Kendati ada perubahan besar, Marten menegaskan tidak akan menghilangkan nilai heritage (Warisan Budaya) dan histori yang ada di Kawasan Pasar Tua tersebut.
“Sepanjang Jalan Sutoyo tembus ke Jalan Pertiwi ini kan banyak peninggalan sejarah dan warisan budaya kita dan itu saya tegaskan tidak bakal tersentuh,” ungkap Marten.
Lebih lanjut ia menjelaskan meski sejumlah rumah bersejarah tersebut dimiliki swasta maupun secara pribadi, namun tidak boleh mengubah atau merenovasi tanpa seizin Wali Kota.
“Iya itu tidak boleh, kalau mau diubah maka izin dulu ke Wali Kota, kenapa kita mau pertahankan itu, karena yang saya mau bangun tidak hanya sekedar pusat ekonomi saja tapi pusat wisata ekonomi, nah heritage nya itu lah komponen wisatanya,” jelas Wali Kota dua periode itu.
Selain heritagenya, Wali Kota Marten juga berencana memadukan konsep religi di tempat yang bakal menjadi ikon baru Kota Gorontalo tersebut.
“Ditengah-tengah kawasan ini, kita ada Masjid dan Wihara dan itu kita tetap jaga, jadi selain unsur wisata, ekonomi, religinya juga dapat sebagai identitas daerah kita yang disebut serambi madinah,” pungkasnya. (Adv)





















