
POHUWATO-NN– Seharian di Desa Puncak Jaya, Kecamatan Taluditi, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menyempatkan waktu mengunjungi kedua keluarga korban yang meninggal dunia beberapa waktu lalu kerena tertimpa pohon, Jum’at (01/12/2023).
Kunjungan pertama di mulai dari almarhum Kasman Ndue. Bupati Saipul disambut istri almarhum bersama 3 anaknya. Kemudian menuju almarhum Yonixson Hasan, yang disambut orang tua, istri, bersama 2 anaknya.
Dalam kesempatan itu Bupati Saipul memberikan suport kepada pihak keluarga. Ia berharap agar, keluarga terutama istri dan orang tua almarhum bisa tabah dan sabar menerima ujian ini.
“Sungguh terasa berat menerima kenyataan tersebut tetapi, sebagai manusia beriman, kita yakini semua adalah kehendak Yang Kuasa. Ini adalah ujian berat bagi keluarga terutama istri dan anak-anak yang ditinggalkan. Bersabarlah, hadapi semua dengan tabah yang insyaallah dengan keridhaan keluarga menjadi penerang bagi almarhum di alam sana,” kata Bupati Saipul menguatkan hati keluarga almarhum.
Salah satu dari almarhum diketahui rela melakoni pekerjaan sebagai kabilasa (pendulang emas tradisional) untuk kebutuhan berobat anaknya.
Bupati Saipul mengatakan, niat dari almarhum untuk menyembuhkan kaki dari anak kedua kiranya bisa dicapai. Kami pun siap membantu untuk menghubungi dokter bedah.
Olehnya kata orang nomor satu di Pohuwato itu, camat dan kades kiranya bisa memfasilitasi ketika anak ini selesai melaksanakan semester di MTs. Alkhairat Buntulia, untuk pergi ke rumah sakit yang menjadi rujukan di Kota Gorontalo.
“Cacat kaki yang dialami sejak umur 8 tahun atau semasa kelas 2 SD insyaallah bisa sembuh. Adik harus berani di operasi, jangan takut agar kaki bisa sembuh dan normal kembali seperti sediakala. Niat dari orang tua harus dijalankan, karena ini niat dari almarhum semasa hidup, bahkan ke tambang emas pun tidak lain untuk mencari biaya untuk operasi anak kedua ini,” ungkapnya.(mus/NN)






















