
POHUWATO-NN– Setelah sebelumnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato menyerahkan benih padi, kini giliran kelompok tani di Kecamatan Dengilo yang mendapat bantuan benih jagung.
Bantuan benih jagung untuk tahap pertama itu dilakukan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga di aula PKK Desa Padengo, Kecamatan Dengilo, Senin (25/03/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di Kabupaten Pohuwato.
Ia menyampaikan bahwa, bantuan benih jagung ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.
“Dengan pemberian bantuan benih jagung ini, kami berharap para petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di daerah kita, dan melalui penggunaan benih yang berkualitas, diharapkan hasil panen yang optimal dapat tercapai,” harapnya.
Disamping itu, dirinya juga berharap dengan adanya bantuan ini, para petani akan semakin termotivasi dan mampu mengembangkan usaha pertanian mereka dengan lebih baik, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pohuwato.
“Insyaa Allah lebih kita genjot lagi, lebih perhatikan lagi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita. Masih ada banyak hal yang menjadi perhatian kita, serta kebutuhan-kebutuhan dari masyarakat petani. Kita do’akan dari penanaman sampai pada panen nanti tidak menemui kendala yang berarti,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi menjelaskan, untuk Kecamatan Dengilo luas lahan kurang lebih 2.077 Ha.
Penyaluran tahap pertama kata Kamri, akan disalurkan pada kurang lebih 9.423 Ha dari Dengilo, Paguat, Marisa, Buntulia, Duhiadaa sampai Patilanggio, yang selanjutnya tahap berikut adalah Kecamatan Randangan sampai Kecamatan Popayato yang diperkirakan pada tahap II atau pertengahan April sampai Juni sebagian.
“Secara keseluruhan sekitar 26 ribu ha untuk luasan lahan yang dari Dengilo sampai Popayato,” ungkap Kamri.(mus/NN)





















