
NEWSNESIA.ID – Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo terus mendorong para pekerja agar lebih produktif.
Hal ini dimaksudkan agar para pekerja bisa mengembangkan kompetensi yang dimiliki agar mampu berdaya saing.
Sebagai langkah nyata, Disnaker ESDM dan Transmigrasi menggelar Pelatihan Peningkatan Produktivitas yang diikuti oleh pelaku usaha, UMKM dan perusahaan.
Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini dibuka oleh Kadisnaker, ESDM dan Transmigrasi Wardoyo Mansur Pongoliu, yang dilaksanakan di Insolikh Cafe, Senin (6/5/2024).
Dalam sambutannya, Wardoyo Mansur Pongoliu mengatakan produktivitas merupakan tenaga penggerak paling ampuh bagi pertumbuhan ekonomi dan usaha bagi pelaku usaha.
Sebab, menurutnya, jika usaha tumbuh dan ekonomi meningkat maka dipastikan akan berdampak pada terciptanya lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Tentunya ini efeknya sangat positif. Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekerjanya, akan tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu negara,” ujar Wardoyo Mansur Pongoliu.
Disamping itu, kata dia, produktivitas juga menjadi faktor penentu dalam menciptakan daya saing baik pada skala nasional, skala perusahaan maupun antar pekerja.
“Dalam persaingan global saat ini, produktivitas sangat diperlukan. Karena ini menjadi kuncinya agar para pekerja mampu berdaya saing,” tuturnya.
Dirinya pun menekankan agar peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius, sehingga ilmu yang diserap dapat diterapkan dan diaplikasikan di dunia kerja/usaha.
“Saya mengharapkan setelah pelatihan ini, peserta dapat menjadi tenaga kerja yang benar-benar terampil dan produktif serta sejahtera. Sehingga kehidupan hari ini akan menjadi lebih baik dari hari kemarin dan besok menjadi lebih baik hari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Tina Djakani mengatakan, 25 peserta dari UMKM dan perusahaan akan menerima 5 materi, diantaranya konsep peningkatan produktivitas, pengukuran produktivitas, 5S pengorganisasian 5S, Malcolm Badridge Tools serta penyusunan Action Plan.
Adapun pemateri dalam kegiatan ini, selain dari Disnaker, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo juga menghadirkan praktisi dalam bidang produktivitas yakni Komisi Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (KALPK) Zulkarnain Husain.
“Pelatihan ini dilaksanakan dua kali. Untuk hari ini paket I dilaksanakan selama 5 hari. Setelah ini ada paket II yang akan dilaksanakan pada 17 Mei mendatang,” tandasnya. (JM/NN)























