
POHUWATO-NN- Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo, Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi, S.IP., lakukan kunjungan ke Pohuwato. Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga di ruang kerjanya, Selasa (28/07/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah pesisir dan perairan.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan silaturahmi Danlanal Gorontalo. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut sangat penting dalam mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan daerah.
“Terima kasih atas kunjungannya di Kabupaten Pohuwato. Kami sangat menyambut baik kehadiran Danlanal Gorontalo dan berharap kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dengan Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus terjalin dengan baik demi kepentingan masyarakat,”ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut memaparkan gambaran umum Kabupaten Pohuwato yang terdiri atas 13 kecamatan, 101 desa, dan 3 kelurahan. Dengan luas wilayah mencapai sekitar sepertiga dari luas Provinsi Gorontalo, Pohuwato merupakan kabupaten terluas di provinsi.
Selain memiliki wilayah daratan yang luas, kabupaten ujung barat Gorontalo juga memiliki garis pantai yang membentang panjang, mulai dari Kecamatan Paguat di bagian timur hingga Kecamatan Popayato Barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurut Bupati, panjangnya garis pantai tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan yang memerlukan perhatian serius, terutama dalam aspek pengamanan wilayah laut.
“Dengan garis pantai yang panjang, tentu keamanan laut harus menjadi perhatian bersama, selain keamanan di darat. Akses laut dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk masuk ke wilayah Pohuwato maupun melakukan peredaran barang-barang terlarang seperti narkoba,”jelasnya.
Selain ancaman penyelundupan, Bupati juga menyoroti praktik penangkapan ikan secara ilegal menggunakan bahan peledak yang berpotensi merusak terumbu karang serta mengancam kelestarian ekosistem laut.
“Masalah pengeboman ikan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari TNI Angkatan Laut dalam menjaga sumber daya kelautan agar tetap lestari,”tandasnya.Rls



















