
NEWSNESIA.ID – Kondisi pasar Sentral Kota Gorontalo pasca direnovasi mendapat perhatian Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR RI, Diana Kusmawati saat melakukan kunjungan kerja di Kota Gorontalo.
Pasalnya setelah direnovasi, pusat belanja tradisional Kota Gorontalo yang diresmikan pada 2023 itu masih mendapatkan keluhan dari pedagang setempat.
Salah satunya kurangnya pasokan air untuk pedagang sehingga berdampak pada kebersihan pasar. Terlebihnya pada bagian lapak penjualan ikan yang sering dikeluhkan oleh pedang hingga penghujung pasar.
Kejadian tak mengenakan juga seringkali dialami para pengunjung pasar yaitu tergelincir pada lantai keramik pasar sentral.
Kondisi ini pun mendapat perhatian Dirjen Diana Kusmawati saat berkunjung langsung di lokasi pasar sentral Kota Gorontalo, dalam rangka meninjau kondisi dan fasilitas pasar Sentral Kota Gorontalo.
PLT Kepala Dinas Perdagin Kota Gorontalo, Sumaryadi Tome menjelaskan bahwa kondisi pasar yang menjadi keluhan pedagang telah direkomendasikan kepada Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI.
Rekomendasi itu pun direspon baik oleh Dirjen PUPR RI. Pihaknya kata Sumaryadi akan berupaya merealisasikan permintaan tersebut yaitu perbaikan sejumlah lapak dan kebersihan bagian dalam dan luar pasar.
“Perhatian Ibu Dirjen tadi, mengenai lantai keramik yang basah dan licin di kawasan Lapak Ikan. Kami juga sempat merekomendasikan, untuk mengganti keramiknya dan Alhamdulillah akan diupayakan Dirjen Cipta Karya. Kemudian kebersihan mengenai baik luar dan dalam kawasan New Pasar Sentral Kota Gorontalo, yang tentunya harus ditangani secara kolaborasi lintas instansi,” ungkap Sumaryadi.
Atas kunjungan tersebut, Sumaryadi merasa bersyukur telah dikunjungi langsung oleh pihak Kementerian RI dalam kunjungan khusus Pasar Sentral Kota Gorontalo.
“Kami dari dinas terkait sangat bersyukur, Ibu Dirjen melakukan kunjungan di Pasar Sentral Kota Gorontalo, dan melihat langsung kondisi Pasar Sentral Kota Gorontalo. Apalagi sempat berbincang dengan pedagang, terkait lapak baru yang tempat mereka,” pungkasnya.






















